Menerjemahkan Lelucon

Lelucon sangat tergantung pada kebudayaan setempat. Banyak lelucon yang tidak bisa diterjemahkan kelucuannya, apalagi kalau sudah menyangkut permainan kata yang homonim. Tapi kali ini aku beruntung, karena menemukan lelucon ini:

Sok tahu

Aku sering terkagum-kagum membaca terjemahan yang enak dibaca dan mengalir. Pada kesempatan lain beberapa penerjemah bilang mereka ‘berani’ menggunakan padanan kata Bahasa Indonesia yang sesuai maknanya dan tidak menerjemahkan kata per kata. Coba ah…

Demonglass (Hex Hall 2)

“Semester lalu sangat berat?” Dad menirukan, sambil mengambil berkasku. “Sebentar. Pada hari pertamamu di Hecate, kau diserang werewolf. Kau menghina seorang guru, yang berujung pada tugas ruang bawah tanah dengan Archer Cross. Menurut catatan, kalian berdua jadi ‘dekat’. Rupanya cukup dekat sehingga kau bisa melihat tanda L’Occhio di Dio di dadanya.”