[Sinopsis] Treasure Island

Novel terjemahan ke-46. Penulis: Robert Louis Stevenson Editor: Dyah Agustine Penerbit: Qanita

Iklan

Ulasan buku: Serial Grandnie, Laba-laba dan jaring Kesayangannya

Resensi Truly Rudiono selalu menarik. Memperkaya dan (terkadang) membuat kita dengan senang hati merogoh saku untuk membeli buku. Yang paling kusukai dari gayanya adalah dia sering membuat resensi seakan-akan resensi itu sebuah cerpen. Tokoh cerpen yang sering muncul adalah seorang nenek penggemar buku yang punya perpustakaan luar biasa dengan cucunya yang bakal mewarisi perpustakaan itu. Ini salah satu kisah sang nenek dan cucunya. Siap-siaplah merogoh kocek

Endorsement untuk “Laba-laba dan Jaring Kesayangannya”

“Awalnya aku menganggap buku Laba-laba dan Jaring Kesayangannya, tak lebih dari sebuah fabel. Karena itu aku membacakannya pula menjelang anakku tidur. Ternyata yang kudapatkan lebih dari itu. Ini bukan fabel biasa, tetapi sebuah rangkaian kisah menarik yang memancarkan penyadaran spiritual bagi pembacanya. Dari banyaknya buku bermuatan moralitas dan spiritualitas, buku ini lebih mudah diserap dan diingat kisah demi kisah.” —Mataharitimoer (Penulis Novel Jihad Terlarang)

Charlotte’s Web

Novel ini membuatku sangat terharu dan hampir meledak dalam tangisan. Sisi kanak-kanakku yang sederhana dan menyenangkan serasa tersentuh kembali. Mukjizat itu ada, meski tak seperti yang kita sangka.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: