Tertib Administrasi

Menjadi pekerja lepas bukan berarti tidak perlu tertib administrasi, justru sebaliknya. Dengan pemasukan tidak menentu, pencatatan keuangan sangat penting agar tidak ada invoice yang belum ditagihkan dan bisa dengan mudah melacak tagihan yang belum dibayar. Sempat terpikir olehku untuk membeli perangkat lunak yang bisa menerbitkan tagihan, melakukan peramalan keuangan (forecast), dan melihat arus kas. Namun,... Continue Reading →

Iklan

Permainan kata-kata

EN: ‘You need a break. Take the girl snowboarding, Ted,’ he said. ‘By break, do you mean I should break a leg1, because that’s what’s going to happen if I try to board2.’ ID: “Kau harus istirahat. Bawa dia snowboarding  berseluncur salju2, Ted,” katanya. “Maksudmu, apakah untuk selama-lamanya istirahat di rumah sakit gara-gara patah kaki1, karena itulah yang... Continue Reading →

Daftar Buku Terjemahan yang Terbit 2017

Karya penerjemah dan penyunting anggota grup Penerjemah-Editor Buku di Facebook. Tahun 2016 Tahun 2015 Juli Cermin Muslihat (The Book of Mirrors). Penulis: E.O Chirovici. Penerjemah: Dina Begum. Penerbit: GPU. Juni The Dead Play On (Perburuan Musisi). Penerbit: GPU. Penerjemah: Rahmani Astuti. Penyunting: Bayu Anangga. Mei Paris Letters (Janice McLeod). Penerbit: GPU. Penerjemah: Linda Boentaram. Editor: Rini Nurul Badariah Senja Di Central... Continue Reading →

Dari #IRF2016 (1) Belajar Mengalihbahasakan Idiom dengan Rasa

Dari rangkaian acara Festival Pembaca Indonesia, 11 Deswmber 2016 di Museum Nasional, Jakarta.

Leila's Blog

Sudah lama saya penasaran akan kegiatan Festival Pembaca Indonesia, suatu ‘hajatan’ dari komunitas pengguna Goodreads yang ada di Indonesia (sayangnya akun GR saya sudah debuan, hihihi, saking lama nggak ditengok). Festival yang disebut juga dengan Indonesian Readers Festival (IRF) ini rutin diadakan setiap tahun sejak 2010. Di tahun pertama diselenggarakannya tersebut, buku Long Distance Love (Lingkar Pena Publishing House, 2009) yang memuat tulisan saya meraih penghargaan untuk kategori Sampul Buku Non-Fiksi Terfavorit atas nama SindikArt dan mendapat tempat kedua untuk kategori Buku & Penulis Non-Fiksi Terfavorit atas nama mba Imazahra yang bertindak selaku inisiator dan koordinator (sumber: Okezone).

Tahun ini kebetulan lokasi yang dipilih relatif lebih dekat dengan tempat tinggal, sekaligus jauh lebih familiar dengan keluarga kami, yaitu Museum Nasional. Begitu melihat publikasinya di facebook saya langsung mencari tahu ada kegiatan apa saja, dan menemukan dua workshop yang menarik perhatian yaitu Menerjemahkan Idiom: Alih Bahasa dengan Rasa dan…

Lihat pos aslinya 1.126 kata lagi

Suka duka menerjemahkan buku masak

Bayangkan betapa kesalnya jika kue Anda bantat atau hidangan yang seharusnya berkuah kental ternyata malah encer karena jumlah bahan yang ditambahkan keliru. Ternyata penerjemah buku masak yang resepnya tengah Anda coba itu tidak mengetahui bahwa ukuran cup dalam buku masak Amerika tidak sama dengan ukuran cup dalam buku masak Inggris atau Australia.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: