Tentangku

Sebenarnya aku lebih suka menyimpan sendiri pendapatku tetapi terkadang sebagian pendapat itu kutuangkan di sini. Tidak seberapa, sih, semoga bermanfaat.

Ibu dari dua anak, gemar membaca novel. Tadinya aku ingin memperdalam sastra tetapi malah belajar ilmu tentang perpustakaan di IPB selama dua tahun. Saat masih bekerja di perpustakaan milik organisasi Inggris di Jakarta aku memuaskan hobi baca novel. Tak terhitung banyaknya novel baru yang kubawa pulang dan kubaca sebelum diproses untuk dimasukkan ke rak buku. Aku juga rajin memulung buku bekas yang dikeluarkan dari koleksi perpustakaan. Genre yang paling kusukai yaitu kisah misteri, fantasi, detektif, petualangan. Aku penggemar berat Enid Blyton, J.K. Rowling, Clive Cussler, Ken Follet, Dewi Lestari, Jeffrey Archer, Agatha Christie, Arswendo Atmowiloto, Sydney Sheldon dan masih banyak lagi.

Setelah berpura-pura jadi seorang dewasa yang bertanggungjawab dengan bekerja di organisasi tersebut selama sekitar 16 tahun, aku memutuskan untuk bekerja di rumah sebagai penerjemah lepas pada tahun 2008. Dan aku tak pernah bekerja sejak saat itu. Aku begitu menyukai menerjemah jadi rasanya sama sekali tidak sedang bekerja, dan dibayar, lagi!

Selain menerjemah, baca novel, menjelajah internet sambil mengurus keluarga, dan memerhatikan anak-anakku tumbuh dewasa, aku berhasil mencuri waktu untuk merajut dan sesekali menghadiri acara-acara yang diadakan oleh berbagai komunitas. Di samping menerjemahkan buku, aku menerjemahkan materi nonbuku.

Kurasa sudah cukup banyak aku membicarakan diriku sendiri. Jika Anda membutuhkan layanan penerjemah dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, dan menginginkan contoh hasil terjemahan, jangan ragu-ragu untuk menghubungiku. Mau jadi penerjemah sepertiku? Yuk, belajar bareng dengan membaca tulisan-tulisan ini karena untuk menjadi penerjemah yang baik seseorang harus gemar membaca sebelum bertanya. Aku juga masih belajar dan akan terus belajar. Saran dan kritik sepedas apa pun kuterima dengan senang hati. Serius, jangan sungkan-sungkan menuliskannya di blog, Facebook, Twitter atau email.

www.facebook.com/dina.begum
[at] dinabegum
begumdina [at] ymail.com (hanya untuk menerima order 😉 )

Penerjemah bersertifikat HPI – Himpunan Penerjemah Indonesia
http://www.proz.com/translator/919774

Program-program yang kukuasai selain MS Office:

  • Adobe Photoshop
  • Passolo
  • WordFast Classic
  • WordFast Pro 6.0

Metode pembayaran:

Bank Mandiri logo-cimbniaga PayPal
Iklan

32 thoughts on “Tentangku

        1. Hai, nomor kontakku hanya untuk menerima order. 😉
          Kalau ingin mengetahui tentang pengalamanku sebagai penerjemah, cukup melalui blog ini saja.

  1. Halo mbak Dina,

    Makasih banget dah berkunjung ke blogku. Saya masih belajar soal yoga dan penerjemahan juga nih. Mohon bimbingan mbak 🙂
    Kapan-kapan kopi darat ya. Btw, kalau mau yoga bareng bisa ke Taman Suropati besok pagi kalau ada waktu. Aku suka latihan di sana.

    Nice to meet ya

  2. kereeeeeeeeeeeeeennnnn, pgn dong kaya mba Dina 🙂

    salam kenal yaaa mba,
    ingin belajr dari mu, may i?

  3. Hai mbak Dina…. Nama blognya pensieve… Sama spt nama blog sy yg dulu… Thegreenpensieve yg udah sy set private krn suatu alasan pribadi… Mbak, bekerja di bidang yg digemari memang luar biasa ya, anugerah dari Tuhan,.. I so envy you.. Hihihi…

  4. Mb Dina, terimakasih atas tulisan ‘tentang diri’ ini, saya jadi mengerti apa yg hrs ditulis. Oh iya, saya juga punya hobby merajut, saya sudah bisa merajut sejak SD. Berkat rajutan pula saya mendapatkan perhatian khusus dari seorang pria yg sekarang menjadi suami saya. Saya juga senang membuat kruistik an. Apakah Mak Dina juga suka mengkruistik?

    1. Sama-sama 🙂
      Dulu waktu SD aku suka bikin kristik tapi sekarang aku lebih sukan bikin sesuatu yang bisa dipakai seperti merajut atau merenda, bukan sekadar pajangan aja.

  5. Terimakasih Mak Dina Begum, saya jadi mendapat referensi dalam menulis ‘tentang diri’ yg tadinya asli saya bingung mau nulisnya seperti apa hehe…. Oh iya, saya juga hobby membuat rajutan (crochet) lho.

  6. Keren…
    Mak, saya mau dong image ‘I’m a freelance tranlator’-nya… 😀 Saya save dan post di blog sy boleh ya..

  7. Keren… Mbak Dina jadi srikandi blogger lagi deh.. heheh
    Mak, saya mau dong image ‘I’m a freelance tranlator’-nya… 😀 Saya save dan post di blog sy boleh ya.

  8. Mbak boleh nanya yah? Kira2 penerbit novel mana yah yg mau nrima translator amatir/pemula sperti saya? Saya udah berkali2 kirim applikasi lamaran ke penerbit2 tp sampe saat ini blom lucky….hiks…hiks….. bisa kasih saran jitu selain yg udah diposting di blog Mbak? Thanks sangad!
    (>T . T<)

    1. Rata-rata penerbit selalu menerima penerjemah baru asalkan kualitasnya baik. Aku juga dulu pas awal terjun ke dunia penerjemahan buku enggak langsung diterima, banyakan ditolaknya. Banyak-banyak membaca dan mempelajari teknik penerjemahan dari buku yang sudah terbit, baca juga karya asli penulis Indonesia. Silakan simak postingan di blog ini karena di luar menulis blog, waktuku kucurahkan untuk mencari wang biar dapur ngebul. 😉

  9. Salam kenal bu Dina. Saya jg seorang penerjemah. Kalau bu Dina banyak proyek terjemahan dan butuh bantuan, saya bersedia lho membantu. Jangan ragu2 hubungi saya ya ;D

  10. Mbak Dina
    salam kenal, saya Ririn, asal Yogyakarta
    saya baru mau mulai jadi penerjemah ni
    Inspirasi saya dapat dari Mb. Dina waktu saya baca Finale, seri terakhir hush hush saga, saya terpesona dengan tutur bahasa mbak. saya melihat ada foto mbak di sampul belakang” wow bahagia bo” jadi saya pengen jadi kaya mbak
    saya mulai memasukan cv dan contoh terjemahan ke penerbit tetapi belum ada tanggapan ni, paling pol diemail disuruh nunggu

    btw, daku jadi berbelit-belit ni mbak
    intinya, kalau mbak sekiranya ada proyek dan butuh bantuan saya siap membantu. jadi magang ke mbk Dina gitu.

    terimakasih

    salam kenal ya mbak

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: