[UT] Semester IV

“Mas, bisa lebih cepat? Kami ujian jam 12.45,” kata temanku. Aku dan dia sedang menunggu pesanan nasi ayam goreng di kedai di seberang SMAN 1 Bekasi. Kami sedang beristirahat di antara dua jam Ujian Akhir Semester Universitas Terbuka semester IV. Usai zuhur, aku mencari tempat makan di luar sekolah. Pilihan jatuh ke warung yang menjual nasi ayam goreng. Bersama seorang teman, aku menunggu pesanan. Karena banyaknya pesanan, makanan baru dihidangkan pukul 12.30, lima belas menit menjelang ujian dimulai. Beberapa orang yang juga peserta ujian sudah sejak tadi mengingatkan mas-masnya agar menyegerakan menyajikan makanan hingga meminta untuk dibungkuskan saja. Walhasil kami makan dengan terburu-buru, untung tidak keselek.

Semester ini kulalui dengan pasrah, woles, karena sudah melewati tiga semester dan kurang lebih sudah berdamai dengan keterbatasan waktu dan niat belajar.

Hari pertama, ada tiga mata kuliah yang diuji: Reading III, Writing III, Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Aku tiba pukul 6.30 di SMAN 1 Bekasi lalu berkeliling mencari ruang kelas. Oi, ternyata sekolahnya luas dan tanpa denah ruangan walhasil aku berkeliling dari ujung ke ujung sebelum menemukan kelasku. Masih sempatlah menghabiskan kopi yang kubekal untuk sarapan. Lagi-lagi, aku mahasiswa paling tua dewasa di kelas. Pukul 07.00, pengawas ujian belum masuk. Setelah pengawas masuk beberapa menit kemudian, beliau MEMBACAKAN peraturan dan tata tertib ujian … semuanya, termasuk halaman lampirannya. Untung ujian pertamaku soalnya pilihan ganda. Bisa terbayang jika ujian Translation, setiap menit sangat berharga, Bu. Jikalau bersikeras hendak membacakan tata tertib sampai titik komanya sebaiknya dilakukan sebelum pukul tujuh.

Ujian jam pertama dan kedua lancar jaya. Ujian berikutnya jam keempat, berarti aku punya waktu dua setengah jam untuk dibunuh dihabiskan dengan berkeliling sekolah dan (berusaha) membaca modul. Kantinnya buka, beberapa gerai menjual minuman kemasan, mi instan, dan makanan kecil lainnya tapi aku memutuskan untuk mencari makanan di luar sekolah. Rupanya ini kurang bijaksana karena empat puluh lima menit cukup sempit untuk salat dan makan. Minggu depan aku akan membawa bekal saja.

Berikut perincian ujian Semester IV-ku:

  • Reading III: pilihan ganda, tutup buku, 30 soal.
  • Writing III: esai (tulis tangan), tutup buku, dua soal:
    menulis surat kepada editor tentang pengalaman buruk makan di satu restoran, 200 – 250 kata.
    menuliskan opini tentang bagaimana cara mengatasi kemacetan di kota besar, 250 -300 kata.
  • Ilmu Sosial Budaya Dasar: pilihan ganda, tutup buku, 40 soal
  • Translation 5: esai (tulis tangan), buka kamus, enam soal dengan total jumlah kata sekitar 500.
  • Pendidikan Kewarganegaraan: pilihan ganda, tutup buku, 45 soal
  • Writing II: esai (tulis tangan), tutup buku, dua soal:
    menulis surat pribadi kepada seorang paman yang tinggal di Kanada
    menulis karangan pengandaian yang bersifat unreal present, tiga paragraf, minimal 200 kata.

Aku mengukur panjang tulisan dengan memperkirakan satu baris terdiri dari sepuluh kata. Oleh karena itu, 200 kata terdiri dari sekitar 20 baris, dan seterusnya.

Baca juga:

13 respons untuk ‘[UT] Semester IV

  1. Halo mba Dina, salam kenal.
    Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terimakasih atas tulisan-tulisan mba Dina mengenai UT, kebetulan saya juga kuliah di UT jurusan sastra Inggris, jadi tulisan mba sangat membantu. Oya mba, ada yg mau saya tanyakan. Di semester 4 ini mba Dina ngambil writing 2 dan writing 3 sekaligus ya? Saya ada rencana untuk ngambil dua mata kuliah itu sekaligus di semester depan, tapi ragu, takut kewalahan. Kalau boleh tahu, gimana cara mba belajar dua mata kuliah yang sama sekaligus?

    1. Hai Adyndha. Terima kasih sudah singgah di blogku. Aku menyusun rencana studi dengan memperhatikan waktu ujiannya agar tidak bentrok. Karena terbiasa berkomunikasi tertulis dengan klien dalam bahasa Inggris, aku percaya diri mengambil dua mata kuliah itu sekaligus dalam satu semester. Nilai Writing II A, sedangkan Writing III B. Aku menyimpulkan banyaknya praktik ikut andil dalam progres belajarku, walaupun aku enggak ikut Tuton.

  2. Mba dina, blog mba ini salah satu blog yang memberikan semangat ke saya setelah beberapa kali merasa stuck dlm hidup. Saya juga resign/pensiun dini dr instansi pemerjntahan setelah 1 dekade bekerja…1 dekade tsb saya jalani seperti zombie krn banyak hal yang bertentangan dengan hati nurani dan saya merasa makin bodoh. Saya pun resign walaupun mendapat keberatan dari kanan kiri atas bawah hehe…setelah resign, saya coba fokus jadi Ibu RT saja tapi tetap saja merasa ada yabg hilang. Saya merasa keberadaan saya bisa lebih memberikan manfaat. Akhirnya saya banyak baca2 termasuk baca2 blog dan qadarullah saya ‘terdampar’ di blog mba dina. Kebetulan dari dulu saya senang sekali bahasa inggris dan selalu dapat nilai bagus di pelajaran tsb. Saya sempat ingin kuliah jurusan bahasa inggris tapi ortu kurang setuju. Akhirnya saya kuliah di jurusan lain dan malang melintang di dunia pemerintahan setelah lulus.

    Terus terang setelah resign kemarin saya sprti hilang arah….wajar krn 1 dekade lebih saya bekerja di sektor publik. Saya akhirnya memberanikan diri mendaftar di jurusan bahasa inggris penerjemaj UT walaupun malu awalnya karena merasa sudah tidak muda lagi. Mba dina cerita detil lengkapnya dong mba awal mula mba dina beralih profesi dll. Saya senang membaca tulisan2 mba dina dan semoga menjadi amal jariyah ya mba… 🙂

      1. Terimakasih reply nya mba…saya sudah baca tautannya😊…dulu mba dina memutuskan ingin banting stir ke dunia penterjemahan karena apa mba? Lalu kenapa memutuskan resign dari kantor lama? Maaf ya mba kalau kepo. Kalau tidak berkenan menjawab tidak apa2 mba…saya tetap terimakasih hehe

  3. alhamdulillah terimakasih mba atas ilmunya. mba mau tanya, ada kendala engga di smester akhir? atau mungkin bisa dishare soal, tugas-tugas di semester akhir? oya mba maaf mau tanya, setelah lulus s1 mba kerja dimana?

    1. Aku belum sampai semester terakhir. Saat ini aku kerja di rumah sebagai penerjemah lepas purnawaktu, seperti yang kujabarkan di profil, dan akan melanjutkannya.

  4. Halo mbak, saya juga sedang kuliah di UT Sastra Inggris bidang minat penerjemah. Sedang semester 4 juga. Saya mau tanya udah pernah ujian Pengantar Statistik Sosial belum? Saat UAS matkul itu apa boleh pakai kalkulator?

  5. Halo mbak, izin bertanya. Kalau kita ambil mata kuliah semester genap dan ganjil berbarengan apa bisa? Krna sebagian ada yg sudah dipelajari di kampus lama(mau ngajuin alih kredit)
    Apa ada aturan mengenai pengambilan mata kuliah atau bebas ya

  6. Assalamualaikum. Halo Mbak Dina, mau tanya boleh ya, saya lulusan S1 Pendidikan Akuntansi, kalo saya mau ambil Pend. Sastra Inggris di UT, posisi saya berarti lulusan SMA kah dan harus ambil matkul berapa SKS sih? Ga paham sama sekali 😁

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.