[UT] Mendaftar ke Universitas Terbuka

Niatku untuk kuliah kembali muncul saat anak bungsu mengawali semester 8. Senyampang masih bisa mikir, batinku. Walaupun telah menerjemahkan lebih dari 5 juta kata baik dari proyek penerjemahan buku, nonbuku, maupun sulih teks, aku merasa langkah ini tidak akan percuma.

Setelah mencari tahu kapan pendaftaran dibuka di kalender akademik Universitas Terbuka, apa saja persyaratannya lalu mengunduh formulir pendaftaran dan panduan, aku mulai menyiapkan diri. Aku memutuskan untuk mendaftar secara online, tidak ke kantor Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) terdekat. Kesan pertama yang kurasakan saat membaca informasi di situs web UT adalah begitu banyak singkatan yang membuat kewalahan pembacanya. Agar berkurang bingungnya, kususun daftar singkatan UT ini, lumayan berguna.

Karena belum punya salinan ijasah dan transkrip yang dilegalisir, aku mengurusnya ke kampus Diploma IPB di Cilibende, Bogor Tengah. Aku membawa ijazah dan transkrip asli beserta fotokopinya, memberikannya kepada petugas meja depan di gedung administrasi lalu diberitahu bahwa berkas dapat diambil empat hari kemudian. Setelah itu, aku mengurus pas foto. Mengingat pipi masih sama tembemnya dengan terakhir kali membuat pas foto, aku tinggal mencetak foto terbaru sesuai yang diminta.

Setelah semua formulir diisi, foto ditempelkan, ditandatangani,  dibubuhi cap jempol (aku terpaksa pinjam bak stempel dari Pak RT), lembaran pun dipindai lalu dikirimkan melalui email. Mulailah aku mendaftar agar mendapatkan akun di universitas terbuka. Petunjuknya cukup mudah diikuti, email notifikasi validasi dan verifikasi kuterima tanpa masalah.

Ternyata, biaya yang harus dibayarkan terkait pendaftaran adalah biaya satuan kredit semestar (SKS) yang kita pilih, tidak ada biaya administrasi. Untuk jurusan Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan, biaya per-SKS-nya sebesar Rp41.000. Jadi, biaya yang harus dibayarkan bergantung pada berapa SKS yang kuambil semester pertama ini.  Dalam satu masa pendaftaran kita bisa mengambil paling banyak 24 SKS dengan jumlah maksimal 10 mata kuliah. Simak informasi tentang pendaftaran mata kuliah berikut ini.

Karena berharap bisa melakukan alih kredit beberapa mata kuliah terdahulu, aku mengambil jalur Non Sipas (Non Sistem Paket Semester) yaitu sistem pendaftaran di UT yang memungkinkan kita memilih mata kuliah sesuai keinginan dalam satu masa pendaftaran, biayanya dihitung per SKS. Tersedia juga pilihan Sistem Paket Semester (SIPAS) dengan total 144 SKS. Kupilih mata kuliah yang menurutku asyik: Translation 1, Translation 2, English for Translation, Grammar Translation Exercises, Cross Cultural Understanding, dan Sociolinguistics, total 19 SKS.

Lembar Informasi Pembayaran mencantumkan juga informasi tentang ujian akhir semestar (jam ujian, sistem ujian, sistem layanan). Ternyata, ada dua mata kuliah pilihanku yang jadwal ujiannya bersamaan: Cross Cultural Understanding dan Sociolinguistics. Akibatnya, mata kuliah Sociolinguistics terancam gugur kecuali aku mendaftar Sistem Ujian Online (SUO). Dengar-dengar, jika mendaftar langsung di UPBJJ, petugas akan memberitahukan bila ada mata kuliah yang bentrok sehingga kita bisa merevisinya. Bagi yang melakukan pendaftaran Non-Sipas online sepertiku, agar tidak bentrok, perhatikan jadwal ujiannya.

kurikulum_UT

Jadwal ujian terdiri dari lima slot waktu:

  • Jam-1 : pukul 07.00 – 08.30 WIB
  • Jam-2 : pukul 08.45 – 10.15 WIB
  • Jam-3 : pukul 10.30 – 12.00 WIB
  • Istirahat (pukul 12.00 – 12.45 WIB)
  • Jam-4 : pukul 12.45 – 14.15 WIB
  • Jam-5 : pukul 14.30 – 16.00 WIB

Rata-rata, setiap mahasiswa melaksanakan ujian dua hari, dari tiga hari pelaksanaan ujian. Jam ujian I.1 berarti hari pertama jam ke-1, I.2 berarti hari pertama jam kedua, II.3 berarti hari kedua jam ke-3 dan seterusnya. Nah, pilihlah mata kuliah yang jadwal ujiannya tidak bersamaan. Susunlah rencana pengambilan mata kuliah selama 8 semester agar dapat mengatur jadwal dengan rapi.

Setelah melakukan pembayaran di bank BTN terdekat, aku resmi menjadi mahasiswa baru Universitas Terbuka pada Agustus 2017. Yeeey!

Simak juga:

32 tanggapan untuk “[UT] Mendaftar ke Universitas Terbuka

  1. Wah jadi mahasiswa lagi. Ternyata bisa dibilang lebih murah di UT. Berati total yang habis untuk di awal untuk SKS saja. Misal ambil 24 sks x 41 ribu = 984 ribu.
    Jadi tertarik nih kuliah di UT.

  2. Kak mau tanya, saya juga mau daftar di UT Jurusan sastra inggris. berarti kalau Non sipas ujiannya ga tentu dong? Tergantung matkul apa yang diambil? Apa tidakterlalu mebinggungkan kalau mengambil Non sipas? Terimakasih kak.

    1. Tergantung matkul apa yang diambil? Betul.
      Apa tida kterlalu mebinggungkan kalau mengambil Non sipas? Tidak. Aku punya pengalaman belajar mandiri, mengambil kursus online dari UK sehingga lumayan terbiasa belajar tanpa tatap muka.

  3. Hi Mbak, saya barusan lulus S Inggris Penerjemah. Mau menawarkan buku-buku saya, gratis kok 🙂

    Dulu saya D3 di UM jadi alih jenjang aja.

    Daftar buku saya:
    Translation 1 – 9 (yang 10 kayaknya terselip entah di mana)
    Analisis Teks Penerjemahan
    Penyuntingan Teks Terjemahan
    Teori dan Masalah Penerjemahan
    Penerjemahan Karya Fiksi

    English Morpho-Syntax
    Reading 4
    Structure III
    Semantics
    Sociolinguistics
    Pengantar Linguistik Umum

    Bahasa Indonesia Merangkum
    Bahasa Indonesia
    Bahasa Indonesia Tata Bahasa dan Komposisi
    Morfologi Bahasa Indonesia
    Sintaksis Bahasa Indonesia
    Ilmu Budaya Dasar

    Kalau minat email saya ya…

      1. Mbak Dina, saya juga tertarik dengan buku-buku diatas yg disebutkan oleh Mbak butet.. Kebetulan saya semester 2 sastra inggris UT dan belum beli buku.. hehe
        Kalau Mbak Dina punya kelebihan buku referensi untuk belajar dan ingin dibagikan, saya saya senang untuk menerima 😀

    1. Maaf kak, mau nanya
      saya lulusan dari D3 bahasa inggris rencananya mau ngelanjut S1 jurusan b. Inggris penerjemah di UT dan mau mengajukan alih kredit. Bisa minta tolong bantu dijelaskan bagaimana caranya dan apa saja yang harus saya persiapkan?
      Terima kasih

  4. Haloo kak terimakasih sebelumnya artikel kakak sangat membantu aku,kak aku juga pengen masuk ut jurusan sastra inggris,tapi aku masih gk mudeng sama sistemnya disana …kok ada sipas non sipas itu gimana ya kak? Terimakasih mohon bantuan ya ya kak…

    1. Hai, Vika.
      Itu tergantung kamu, lebih nyaman membaca ebook versi UT atau membaca bukunya. Kalau merasa cukup nyaman dengan membaca ebook kamu tidak perlu membeli bukunya, kalau lebih suka membaca buku (dengan alasan bisa dibawa ke mana-mana, tidak perlu bergantung pada listrik, internet, dan kuota) silakan beli bukunya.
      Selamat belajar, ya.

  5. Mba, mau tanya. Dulu sistem pembuatan ktm nya bagaimana mba? Apa mba dtg ke upbjj?
    Oia, selain di waktu uas, kapan lagi mbak harus pergi?

  6. Mau tanya mba Dina .. kalau dari D3 bahasa inggris ambil ke Sastra inggris UT itu berapa yang bisa di alih kredit ..atau berapa sks lagi yang harus di tempuh?

  7. Mba Dina yang baik, saya tertarik untuk kuliah S1 lagi jurusan sastra inggris di UT ini.. Tetapi saya berkeinginan untuk sambil bekerja. Saya mau tanya, bagaimana kesan yang dirasakan mba Dina sendiri setelah sekian lama berkuliah di UT ini? Apakah tidak terlalu hectic dan bisa disambi kerja? Kebetulan saya blm berkeluarga, tetapi mungkin akan menikah dalam 1-2 tahun ke depan. Lalu, apabila dalam 2 tahun tersebut saya pindah ke luar negeri, apakah masih bisa lanjut kuliah? Terima kasih banyak atas informasinya, mba ☺

    1. Hai Asle.
      Memang harus ada waktu yang dikorbankan sih untuk belajar. Aku kerja di rumah jadi relatif bisa mengatur waktu tapi enggak bisa aktif mengikuti tutorial online juga mengingat pekerjaanku. Komprominya, aku enggak mengincar nilai A semua, pasrah mengandalkan nilai hasil ujian. Ternyata, isi otakku masih relevan dengan apa yang dipelajari di jurusan Sastra Inggris bidang minat Terjemah ini, terbukti aku bisa mengerjakan soal-soal ujian dan mendapatkan nilai yang tidak mengecewakan. IPK-ku keseluruhan hingga sekarang lumayan, 3,32.

      Kulihat banyak juga mahasiswa UT yang tinggal di luar negeri jadi sepertinya studi bisa dilanjutkan setelah dirimu pindah. Untuk jelasnya, hubungi Halo UT saja agar tahu bagaimana prosesnya nanti.

      1. Wow subhanallah Mba Dina ga rajin ikut tuton aja bisa dapat IPK segitu? Salut saya mba :’)

        Kalau boleh, saya mau tanya lagi mba. Berhubung saya bekerja, kemungkinan saya hanya bisa menyediakan waktu 2-3 jam dalam sehari untuk belajar. Nah, menurut mba Dina apakah memungkinkan untuk mendapat nilai yang cukup baik (IPK > 3) hanya bermodalkan belajar 2-3 jam sehari? Asumsinya saya ambil SIPAS yang dalam 1 semester dibebakan 5-6 mata kuliah. Sepengalaman mba Dina, apakah 2-3 jam sehari cukup untuk membaca modul + ikut tuton?

        Lalu, ujian di UT hanya UAS ya mba? Tidak ada UTS?

        Sama satu lg mba, jika nilai saya baik, apakah bisa dapat beasiswa dari UT, meskipun saya terbilang “mampu” membayar sendiri hingga lulus?

        Thanks in advance Mba! Maaf kalau merepotkan, pertanyaannya banyak sekali ya..

        1. Hai Asle.
          Aku sengaja memilih jurusan ini karena sangat sesuai dengan pekerjaanku sekarang yaitu penerjemah. Aku bisa belajar sambil bekerja sehingga tidak terlalu menyita waktu toh pekerjaanku memang mengalihbahasakan teks. Oleh karena itu, aku bisa tidak mengikuti tuton. Jadi, aku tidak bisa menjawab pertanyaan pertamamu, itu hanya kamu yang bisa menjawabnya.

          Betul, ujian UT hanya UAS.

          Mengenai beasiswa, aku enggak tahu. Silakan dicari informasinya di situs web UT. Namun, menurut hematku, bila kita mampu, bayar saja uang kuliah sendiri. Biar mereka yang benar-benar membutuhkannya yang menerima bantuan beasiswa.

  8. Halo Mbak Dina, saya jadi tertarik untuk mengambil kuliah S1 Sastra Inggris peminatan Penerjemahan ini. Sebenarnya saya sudah mengenyam pendidikan S1 di bidang ilmu lain, tapi muncul keinginan untuk menjadi penerjemah. Sayangnya, UT tidak menyediakan kuliah S2 Sastra, ya… Apa kira-kira kuliah S1 di Sastra Inggris Penerjemahan UT akan bermanfaat bila ingin menjadi penerjemah?

    Selain itu, yang dipelajari di kuliahnya kan seputar penerjemahan pasangan Indonesia-Inggris. Jika saya memiliki kemampuan bahasa lain, apakah ada ilmu dan pengetahuan seputar penerjemahan yang bisa juga diambil dari perkuliahan ini untuk diterapkan untuk penerjemahan pasangan bahasa asing lain dengan bahasa Indonesia/Inggris?
    Terima kasih sebelumnya, mbak 😀

    1. Salam, L.
      Belajar selalu bermanfaat untuk menunjang profesi. Dengan belajar di UT, mahasiswa dituntut berlatih kemampuan alih bahasa. Selain kemampuan alih bahasa, profesi penerjemah meliputi kemampuan memasarkan jasa, mendapatkan klien, negosiasi honor, ulangi. Hal-hal itu tidak diajarkan di UT. Aku belum sarjana. Aku kuliah di UT demi mendapatkan gelar sarjana dengan harapan bisa meningkatkan daya saingku.

      Mengenai pasangan bahasa lain, aku enggak bisa jawab karena bukan praktisinya. Pasangan bahasa yang kukuasai Inggris – Indonesia, jadi sesuai dengan kurikulum Sastra Inggris bidang minat terjemah UT.

      1. Terima kasih atas jawabannya, mbak Dina.
        Kalau begitu, apakah mbak Dina merekomendasikan untuk mengikuti perkuliahan S1 Sastra Inggris peminatan penerjemahan dalam kasus saya ini?
        Oiya mbak, mau tanya juga: Bagaimana dosen-dosen di UT dan apakah memungkinkan untuk melanjutkan pendidikan/melamar beasiswa S2 ataupun mencari kerja ke luar negeri dengan gelar yang didapat dari UT?
        Sekali lagi, terima kasih sebelumnya 😀

        1. Itu terserah Anda, mau punya double degree atau enggak.
          Aku belajar mandiri, enggak ikut tutorial online, jadi enggak tahu dosen-dosen UT bagaimana. Mengenai pertanyaan berikutnya, aku enggak tahu.

Tinggalkan Balasan ke Mark Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.