Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

Merayakan Hari Penerjemahan Sedunia 2015

Aku dan beberapa teman penerjemah buku ingin merayakan Hari Penerjemahan Sedunia yang jatuh pada tanggal 30 September dengan mengadakan suatu kegiatan. Tadinya kami mau bertandang ke rumah beberapa penerjemah senior tapi seperti biasa kesulitan mengatur jadwal karena kami tinggal berjauhan. Mau mengadakan seminar, ternyata karena satu dan lain hal tidak memungkinkan. Kuis berhadiah buku sudah banyak yang mengadakan. Mau menggelar konser… Aku membayangkan ingin mengadakan kegiatan yang: (a) tentunya berhubungan dengan profesi, (b) kalau bisa tidak perlu keluar rumah, (c) bermanfaat untuk orang lain.

Ide menawarkan diri untuk memeriksa hasil terjemahan calon penerjemah timbul saat memikirkan faktor manfaat. Sebelum berani menjajakan jasa kepada calon klien, di acara pertemuan Himpunan Penerjemah Indonesia aku beruntung berkenalan dengan penerjemah berpengalaman yang mau menjajal kemampuanku. Dengan berbaik hati beliau mengoreksi terjemahanku. Aku belajar banyak dari situ. Masukan dari penerjemah dan editor yang lebih berpengalaman sangat berharga bagiku, oleh karena itu kupikir bermanfaat juga bagi orang lain. Tentunya orang tersebut harus mau menerima masukan dan rela hasil terjemahannya dikoreksi.

Rupanya ide ini disambut dengan baik oleh teman-teman penerjemah buku. Dari lima atau enam orang yang bersedia menjadi pengampu, berkembang menjadi 16 orang. Sebagian diajak, ada juga yang menawarkan diri untuk terlibat di dalam kegiatan ini. Masing-masing pengampu menyediakan satu halaman naskah untuk diterjemahkan dan memeriksa 3 hasil terjemahan peserta. Karena sifatnya sukarela, kami hanya mengajak teman-teman yang kira-kira sedang tidak sibuk atau mau meluangkan waktu di antara kesibukannya. Komunikasi kami lakukan dengan bantuan internet, baik melalui aplikasi WhatsApp, email dan kotak pesan Facebook.

Di luar dugaan, peserta yang ingin mengikuti kegiatan ini hampir mencapai 200 orang. Dari 48 orang yang terpilih untuk menjadi peserta, tak semua mengirimkan atau terlambat mengirimkan hasil terjemahan.

Sebetulnya aku tidak percaya diri menyunting terjemahan. Belum pernah. Namun, sebagai salah satu “pembuat gara-gara”, aku memberanikan diri berpartisipasi. Berikut hasil suntingan terjemahan yang masuk ke Klinik Penerjemahan 2015. Mari kita berdiskusi. Diskusi terbuka untuk umum, tidak terbatas untuk peserta klinik terjemahan saja. Semoga kegiatan ini menjadi kegiatan rutin.

Selamat Hari Penerjemahan Sedunia!

Iklan

2 comments on “Merayakan Hari Penerjemahan Sedunia 2015

  1. nuril
    September 30, 2015

    Selamat Hari Penerjemahan Sedunia, kak Dina 🙂
    Kak, saya sudah cek di link yang ada di postingan ini, tapi hasil terjemahan saya (The Horse Dancer) kok tidak ketemu ya? 😦 terakhir setelah mengirimkan hasil terjemahan, saya dapat balasan yang menyebutkan bahwa link blog akan disampaikan pada tgl 30 September, tapi memang sampai sekarang belum ada email masuk sih. Apakah memang belum, atau ada masalah dlm pengiriman hasil penerjemahan saya kemarin? Tolong dijawab ya kak, terimakasih sebelumnya 🙂

    • Dina Begum
      September 30, 2015

      Hai Nuril.
      Kirimnya enggak telat, kan?
      Kalau enggak telat kemungkinan postingannya belum aktif karena rupanya enggak bisa langsung “tayang” sekaligus, harus bertahap.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 30, 2015 by in Ini-itu and tagged , .

Bergabunglah dengan 325 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 261,995 hits
%d blogger menyukai ini: