Trados atau MemoQ?

Sebenarnya apa sih Trados atau MemoQ (baca: me-mo-kyu) itu?

Keduanya program komputer alat bantu penerjemahan (Computer Aided Translation Tools – CAT Tools). Ingat, ya, alat bantu, sama seperti laptop, kamus, buku-buku tentang penerjemahan (dan mungkin obat nyamuk seperti di rumahku). Secara singkat dan sederhana, fungsinya yaitu membantu menyimpan hasil terjemahan kita sehingga dapat dipakai kembali bila ada kemiripan materi. Selain menyimpan hasil terjemahan, program ini juga membantu agar terjemahan kita konsisten dan minim kesalahan tik karena dapat melakukan pemeriksaan Quality Assurance (QA), semisal apakah ada kalimat yang belum diterjemahkan, apakah ada spasi sebelum tanda baca :!?; atau memeriksa spasi ekstra setelah titik, dan lain-lain. Kita juga bisa mengatur agar saat melakukan pemeriksaan QA, program memberitahu jika ada kata atau frasa ‘berbahaya’ gara-gara kurang satu huruf atau satu spasi saja, sehingga ‘bencana typo’ dapat terhindar. Elok nian, bukan?

Seperti kebanyakan barang yang elok-elok di dunia ini, harganya tak elok (bagi kantongku):

MemoQ translator pro 620 € (kurang lebih Rp 9.530.000,-).

SDL Trados Studio 2014 Freelance US$ 825.00 (kurang lebih Rp 9.890.000,-).

‘Pembantu’ ini juga membutuhkan komputer dengan spesifikasi lumayan tinggi. Silakan simak spesifikasi komputer untuk MemoQ dan Trados. Pemakai netbook perlu punya anggaran tambahan untuk membeli komputer karena selain spek komputernya tidak memungkinkan layarnya juga kurang lebar.

Foto: Mikael Onny Setiawan
Foto: Mikael Onny Setiawan

Terbayangkah oleh Anda, harus menerjemahkan berapa puluh (ratus) ribu kata untuk bisa membeli alat bantu ini? Telitilah sebelum membeli, jangan sampai membeli mahal-mahal cuma buat dianggurin. Oleh karena itulah HPI mengadakan Temu HPI Kompak dengan tema Demo CAT Tools Trados 2011 dan MemoQ pada hari Sabtu, 20 September 2014 di PDS HB Jassin, Jakarta. Arfan Achyar dan Maria Renata membeberkan seluk beluk pengalaman mereka menggunakan kedua alat bantu ini. Kedua program punya kelebihan dan kekurangan. Misalnya, tampilan MemoQ mungkin lebih sederhana ketimbang tampilan Trados tapi spellchecker Trados lebih baik daripada MemoQ. File yang dipakai oleh duet Maren dan AA untuk demo ini adalah file PDF. Psssstt. Maria memberitahukan bagaimana cara memanfaatkan fitur spellchecker di Trados untuk naskah hasil terjemahan, tanpa bahasa sumber. Yihiiiiy aku bisa melamar jadi proofreader nih. #mwahaha

“Intinya 3B: Beli Bila Butuh,” Arfan mengingatkan.

“Beberapa agen yang memberi pekerjaan besar, gak minta (CAT) Tools,” kata Maria. “Melamar saja dulu ke agen, baru beli CAT Tools,” tandasnya.

Klien lebih mementingkan kualitas terjemahan. Baca paparan Pak Sugeng mengenai hal itu di sini.

Benar kata Maria, aku membeli Trados Studio Freelance 2011 dua tahun yang lalu setelah dinyatakan lulus tes oleh salah satu agen penerjemahan luar negeri. Aku ingat betul, hari Kamis itu aku mendapat kabar bahwa aku lulus tes dan ditanya apakah sudah siap menggarap proyek pada hari Seninnya. Setelah memperkirakan honor yang akan kudapatkan dari proyek itu, aku mengiyakan. Hari Jumatnya aku membeli lisensi Trados. Sebagai supplier agen tersebut, aku bisa mendapatkan diskon yang cukup besar, harganya sekitar empat juta-an rupiah, dari yang tadinya sembilan juta-an. Hari Sabtunya aku ke Bandung untuk mengikuti Pelatihan Trados Tingkat Dasar, yang diadakan oleh HPI Komda Jabar, gurunya Maria Renata yang kondang itu. (Dasar nasib sedang baik.) Hari Minggunya aku latihan sendiri. Hari Seninnya mulai menggarap proyek dari agen. Langsung balik modal. #ehem.

Hal serupa dialami oleh Mbak Istiani Prajoko. Agen yang menawarkan proyek mengharuskannya menggarap materi dengan memakai program MemoQ. Sebagai supplier si agen, Mbak Isti dapat membeli program dengan harga diskon.

Nah, agar bisa dengan penuh percaya diri memamerkan mencantumkan CAT Tools apa saja yang kita kuasai di CV yang kita kirimkan pada saat melamar, kita bisa memanfaatkan versi trialnya. Kita bisa memakai Trados dengan fitur lengkap selama 30 hari. MemoQ juga sama, bahkan konon katanya sampai 45 hari. Belajarnya? Tinggal cari videonya di youtube. Jika ingin belajar langsung dari orang yang andal (sekaligus “memeras” ilmu tips dan trik menghadapi pelbagai masalah selama menjadi penerjemah) silakan usulkan kepada pengurus HPI.

Bagi yang sama sekali belum pernah memakai CAT Tools, bila ingin belajar, kusarankan mulailah dari yang lebih ringan, seperti WordFast atau bahkan alat bantu penerjemahan gratisan: OmegaT (silakang meng-google). Setelah menguasai satu program alat bantu, niscaya mempelajari program lainnya jaaauh lebih mudah. Aku pernah menggarap terjemahan UI (user interface) dari bahasa Inggris ke bahasa Sunda dengan program SDL Passolo. Passolo ini kudapat gratis saat membeli SDL Trados Studio. Boro-boro pakai, kubuka pun baru sekali. Tapi karena pada dasarnya logika CAT Tools itu sama, dengan sukses aku menggarap proyek tersebut. Seandainya ada yang menawariku proyek dengan program MemoQ kuyakin aku juga sanggup menggarapnya. #kode #iklan.
Ayo, Anda juga bisa!

Iklan

14 thoughts on “Trados atau MemoQ?

Add yours

          1. Benar, Mbak. Sudah tiga tahun ini saya menerjemahkan tanpa software penerjemah. Daripada kerja dua kali, toh hasil penerjemahannya tetap harus di koreksi lagi. Terima kasih buat artikelnya Mbak. Masih belum banyak orang yang mengetahui kalau penerjemah juga bisa dijadikan pekerjaan utama asal profesional

          2. Sama-sama.
            Aku merasa butuh alat bantu penerjemahan karena klien memberikan file materi terjemahan (misalnya) *.itd atau *.sdlxliff yang hanya bisa digarap oleh CAT Tools. Kalau aku ga punya CAT Tools aku ga bisa garap proyek itu dan peluang mendapatkan penghasilan $ melayang. 😉
            Jadi, bila cukup dengan memakai alat bantu MS Office tak mengapa. Tak perlu memaksakan diri membeli program yang kemudian jadi mubazir.
            Sukses selalu untukmu. 🙂

  1. halo.. salam kenal.. mba, maaf sebelumnya, kalo saya mau diskusi mengenai perkara penerjemahan,dan tools-toolsnya bolehkah minta waktunya? atau sebaiknya saya harus kemana? terima kasih..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: