Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

Puisi (lagi)


Not, I’ll not, carrion comfort, Despair, not feast on thee;

Not untwist—slack they may be—these last strands of man

In me or, most weary, cry I can no more. I can;

Can something, hope, wish day come, not choose not to be.

—Gerard Manley Hopkins, “Carrion Comfort”

 

Huh?! Jangankan menerjemahkan teks di atas, mengerti pun aku tidak. Setiap menemukan puisi dalam terjemahan hatiku selalu bagaikan dag dig dug der karena memahami puisi itu bagiku lebih sulit daripada mengisi TTS. Walaupun mungkin bisa menikmati rima dan permainan katanya, tak jarang aku gagal menangkap makna yang sesungguhnya.

Untung ada Mbah Google, kucari “Gerard Manley Hopkins” “Carrion Comfort” dan “analysis.” Keluarlah sekitar 1.980 hasil (0,47 detik). Rupanya ini penggalan dari puisi seseorang yang hidup pada abad ke-18. Banyak yang membahas puisi tersebut dari berbagai segi, termasuk maknanya. Rupanya puisi ini tentang keputusasaan. Sang pujangga mengatakan “bersukacita” dalam keputusasaan itu ibarat melahap bangkai yang menjijikkan. Hopkins tak sudi menyerah dengan berhenti berharap, walaupun ia sudah mendekati putus asa dan tekadnya sudah “lemah.” Dengan susah payah tapi penuh tekad, ia berusaha menegaskan “Aku bisa,” kemudian menjelaskan apa yang bisa ia lakukan dan pada akhirnya memutuskan untuk tidak bunuh diri.

Setiap bab novel Clockwork Princess yang kuterjemahkan ini diawali dengan petikan puisi atau nukilan dari buku. Menurutku ini rasanya agak kering, tapi lebih baik bikin orang ingin minum daripada ingin jitak. 🙂 Semoga saja pas:

 

Tidak, aku tidak akan, hidup dari bangkai, Keputusasaan, tak hendak merayakannya;

Tak ingin melepaskan—walaupun lemah—helaian-helaian terakhir kemanusiaan ini

atau, walaupun letih, aku tak akan menangis lagi. Aku bisa;

Bisa sesuatu, berharap, berhasrat menyongsong hari, tidak memilih untuk mengakhiri.

—Gerard Manley Hopkins, “Carrion Comfort” 

Untung ada kamus rima ini: www.kamusrima.com dan www.rimakata.com.

Baca artikel Penerjemahan nursery rhymes dan puisi dalam novel di Blog Bahtera (Bahasa dan Terjemahan Indonesia). Baca juga Crazy Password Poem yang jenius tulisan Poppy D Chusfani.

Iklan

10 comments on “Puisi (lagi)

  1. lulu
    Mei 11, 2014

    Samaaa… paling pusing ketemu puisi >,< Terjemahannya okeh, Mba, aku jadi paham, sementara teks bahasa Inggrisnya aku nggak paham sama sekali hihi…

  2. Femmy Syahrani
    Mei 11, 2014

    Pusiiing 🙂

    Yang bagian “cry I can no more” itu maksudnya “berseru Aku tak bisa lagi”? Yang lalu disanggah oleh frasa berikutnya, “Aku bisa”?

    • Dina Begum
      Mei 11, 2014

      Trims, Femmy.
      Iya ya, “berseru Aku tak bisa lagi” lebih asik. 😉
      Tapi aku nyangka yang “Aku bisa” itu “bisa melakukan sesuatu” bukannya menyangkal kalimat sebelumnya. Aku memutuskan begitu gara-gara “cry I can no more.” diakhiri titik.

      • Femmy Syahrani
        Mei 11, 2014

        Ya, menurutku yang “Aku bisa” itu menyatakan bahwa dia bisa melakukan sesuatu. Di awal dia menyatakan hal-hal yang tidak akan dilakukan. Dia tidak akan “feast on carrion comfort”, tidak akan “untwist these last strands of man”, tidak akan berseru Aku tidak bisa. Selanjutnya, dia menyatakan apa yang dia bisa.

        • Femmy Syahrani
          Mei 11, 2014

          Intinya, pemahamanku sama aja sama hasil terjemahan Mbak Dina 🙂 Yang beda cuma bagian “cry” itu aja, jadi menangis atau berseru, hehehe…

          • Dina Begum
            Mei 11, 2014

            Yiii hi!
            Aku milih cry=nangis karena orangnya udah putus asa banget kayaknya. (alesan!) Kalau sekadar berteriak kurang nelangsa. Hmmm… apa kuganti aja jadi meratap ya. Biar lebih pedih. 😉

        • Dina Begum
          Mei 11, 2014

          Ah! Jadi semakin jelas sekarang. 🙂

  3. sayangianakcom
    Mei 20, 2014

    asik mak puisinya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Mei 11, 2014 by in Correct me if I'm wrong, Puisi and tagged .

Bergabunglah dengan 324 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 254,174 hits
%d blogger menyukai ini: