Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

Pelatihan WordFast Classic 2014

Jadi, ceritanya Arfan Achyar meminta bantuanku menjadi penari latar untuk ikut membimbing di dalam pelatihan menggunakan aplikasi WordFast Classic yang diselenggarakan oleh Himpunan Penerjemah Indonesia, Sabtu 23 Maret 2014 di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Jakarta. WordFast adalah salah satu program CAT Tools (Computer-Aidded Translation Tools). Program ini membantu penerjemah menyimpan hasil terjemahannya sehingga bisa mempercepat proses penerjemahan dan menjaga konsistensi penggunaan istilah. Tercatat 34 orang sebagai peserta yang akan Arfan latih.

Sebetulnya, aku bukan pemakai WordFast Classic. Boleh dibilang aku memakai WordFast Classic hanya saat mengikuti pelatihan serupa yang diselenggarakan oleh Bahtera (milis Bahasa dan Terjemahan Indonesia) beberapa tahun silam, dan beberapa saat setelahnya. Sebelumnya, aku berhasil mempelajari sendiri cara menggunakan OmegaT dengan membaca petunjuk dari berbagai sumber. OmegaT adalah salah satu CAT Tools yang dapat diperoleh secara gratis. Saat ada peluang yang membuatku memutuskan membeli lisensi WordFast Classic, aku keliru beli dan malah membeli WordFast Pro. Ternyata, setidaknya menurut pengalamanku, setelah mempelajari dan mengenali logika cara kerja program CAT Tool, mempelajari cara menggunakan program CAT Tool lain tidak terlalu sulit. Kini aku lebih sering menggunakan program Trados Studio 2011 (dan mulai belajar Studio 2014) karena lisensi WordFast Pro 6 yang kubeli sudah habis masa berlakunya. Lisensi WordFast hanya berlaku selama tiga tahun.

Seorang peserta urung mengikuti pelatihan karena rupanya membawa komputer jinjing Macintosh dan bukannya laptop seperti yang disarankan. Kepercayaan diri peserta dalam mengoperasikan laptop dan program MS Word juga turut menentukan kelancaran belajar. Ada peserta yang kesulitan mengikuti pelatihan mungkin karena tidak terbiasa menggunakan versi MS Word/laptop yang berada di hadapannya jadi beliau selalu tertinggal dalam mengikuti petunjuk pelatih. Selain itu, secara umum para peserta dapat mengikuti pelatihan dan pelatihan bersuasana santai ini berjalan dengan lancar. Penggunaan mouse sangat membantu dalam mengoperasikan CAT Tools dibandingkan dengan memakai track pad laptop untuk menggerakkan kursor. Seperti pelatihan yang pernah kuikuti, rata-rata kesulitan timbul saat menginstal program dan mengatur tingkat keamanan akibat versi MS Office yang berbeda, tapi tidak sampai mengakibatkan penanaman program gagal.

Pelatihan WFC-3Dasar tukang insinyur yang punya hobi dan pengalaman mengajar, Arfan merancang pelatihan ini sedemikian rupa sehingga dalam waktu yang terbilang singkat itu peserta bisa mencipi kekurangan dan kelebihan WordFast Classic. Ada tiga file yang dipakai untuk berlatih, file MS Word, MS Excel dan PowerPoint. Untuk file Word kami memakai pasangan bahasa Inggris-Indonesia, untuk Excel pasangan bahasanya Indonesia-Inggris dan saat berlatih dengan PowerPoint kembali menggunakan pasangan bahasa Inggris-Indonesia. Seorang peserta yang mengaku pemula tampak langsung fasih dan menggunakan pasangan bahasa Inggris-Mandarin dalam penerjemahannya. Tidak hanya itu, karena komputernya mendukung, huruf-huruf hanzi muncul di layar walaupun kulihat keyboardnya versi latin dan dia mengetik dengan pinyin. Ih, canggih juga si WordFast Classic ini.

“Coba waktu kita garap proyek XXX kita udah pake Wordfast ya, pasti lebih cepet.” kudengar seorang peserta berkomentar kepada temannya yang juga mengikuti pelatihan.

“Wah asik nih nerjemahin prospektus pake ini. Biasanya aku bolak-balik ke file excel untuk memeriksa padanan istilah,” kata peserta lain.

Wonderful training. Two thumbs up for the great team. Thanks for all your patient in teaching us. Pak Arfan Achyar, you are well-organised and systematic. Your magic touch made WordFast simply piece of cake.” – Betty Ng.

“Jatuh cinta nih sama si Katul (CAT Tool). Mmuah mmuah mmuah.” – Chiquita Elaine, penerjemah bersertifikat HPI.

Dalam hati aku tersenyum, kalau mereka sudah merasakan nikmatnya dibantu CAT Tool dalam menerjemahkan, pasti nanti ingin mempelajari program yang lebih canggih lagi deh. Seperti biasa, jika ingin memiliki kusarankan agar membeli lisensinya berdasarkan kebutuhan saja agar tidak kecewa. Peserta dibekali manual cara menggunakan WordFast Classic dan berbagai glosarium yang tentunya akan sangat bermanfaat.

Barsama Pak Hananto, dan dibantu juga oleh Rosmeilan Siagian dan Mbak Sofia Sari, aku hilir mudik membantu peserta yang mungkin kesulitan mengikuti petunjuk pelatih.

Seorang peserta yang kutanya pendapatnya mengenai pelatihan mengaku perlu waktu untuk menyerap informasi yang terbilang baru baginya ini. Saranku sih segeralah mempraktikkan menggarap terjemahan dengan memakai WordFast Classic ini agar tidak lupa. Toh kita bisa memakai versi demo yang tidak ada tanggal kadaluwarsanya. Akan tetapi, versi demo ini hanya bisa dipakai untuk menggarap 500 Translation Unit (kurang-lebih 500 kalimat).

Iklan

2 comments on “Pelatihan WordFast Classic 2014

  1. Kusyanto
    November 13, 2014

    Salam kenal Mba Dina. Saya kusyanto. Baru gabung HPI. Baru saja buka web HPI, banyak yang harus saya pelajari. Mohon dibantu kalau saya banyak pertanyaan. Contoh kecil apa itu Katul, untuk apa dll? Insya allah saya baru mau gabung pertama pada AHad 16 Nop 2014 besok di TIM. Terima kasih. Kusyanto.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Bergabunglah dengan 325 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 261,830 hits
%d blogger menyukai ini: