Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

Buku Pelajaran Bahasa Inggris

Sofia Mansoor

Bagi para penyunting, khususnya yang pernah belajar di Inggris, nama Cambridge University Press (CUP) tidak dapat dipisahkan dari buku Copy Editing karangan Judith Butcher, penyunting senior di CUP. Buku ini sudah dianggap semacam kitab suci para penyunting. Boleh dikatakan semua penerbit di Inggris dan banyak penerbit di negara terkemuka lainnya menggunakan buku ini sebagai pedoman penyuntingan. Jadi, memang cukup mengherankan bahwa CUP, sebagai kiblat penyuntingan di Inggris selama lebih dari dua dasawarsa, baru menerbitkan kamus akhir-akhir ini saja. Yang banyak menerbitkan kamus justru Oxford University Press (OUP), saingan CUP.

CUP mulai merintis penerbitan kamus pada tahun 1995 dengan memperkenalkan Cambridge International Dictionary of English (CIDE). Dari berbagai kelas kamus, CIDE dapat dikelompokkan sebagai kamus untuk pelajar tingkat lanjut (advanced learners), sama seperti kamus OUP karangan Hornby atau kamus sejenis terbitan Longman. Bahwa kamus sejenis ini banyak penggunanya dapat dilihat dari kelarisannya. Dalam waktu setahun saja sedikitnya sudah dilakukan tiga kali cetak-ulang.

Pedoman Tanda Baca

CIDE saya peroleh gratis dari BOMC (Book of the Month Club) pada bulan Oktober 1996 sebagai bonus karena memperkenalkan anggota baru. Kalau membeli, harganya $27. Kamus ini memang agak unik. Di dalamnya banyak sekali “ringkasan pelajaran” bahasa Inggris. Misalnya, ketika menjelaskan arti kata comma, CIDE memberikan keterangan tambahan yang agak panjang, menjelaskan cara penggunaannya (14 macam) dan kapan saja tanda baca ini tidak boleh digunakan (7 macam). Semuanya disertai contoh kalimat yang jelas dan sederhana.

Hal yang sama dapat kita jumpai pada penjelasan tanda baca lainnya. Pada kata question mark, misalnya, terdapat penjelasan cara memakainya dan sejumlah contoh kalimatnya. Demikian juga dengan tanda baca quotation mark, dash, dots, exclamation mark, collon, dan sebagainya.

Kata Sejenis

Kata-kata yang sejenis dengan sebuah kata dijelaskan dengan cara yang menarik dan sangat informatif. Contohnya adalah penjelasan kata quantity. Mengiringi kata ini dijelaskan kata-kata lain yang menunjukkan makna “jumlah”. Dalam penjelasan itu dapat kita jumpai kata seperti every, each, both, all, some, any, many, most, few, a few, much, dan seterusnya. Semua kata itu pun disertai contoh kalimatnya, termasuk apakah kata itu digunakan untuk menyatakan benda tunggal atau jamak.

Contoh lain dalam kategori ini adalah kata say. Dalam kotak penjelasannya, dikemukakan tiga kata lain yang bermakna sama, yaitu tell, talk, dan speak. Semuanya dijelaskan dengan sejumlah kalimat, termasuk kapan kita menggunakan kalimat tersebut, apakah ketika berbicara langsung atau tak langsung, dalam kalimat pasif, berupa kalimat perintah, dan sebagainya.

Meluaskan Pengetahuan

Pengetahuan umum yang berkaitan dengan suatu kata pun ada dalam kamus unik ini. Contohnya, simaklah kata telephone. CIDE tidak hanya menjelaskan arti kata tersebut, tetapi sekaligus memperlihatkan gambar pesawat telepon umum koin! Dicantumkan juga sejumlah kalimat yang ada hubungannya dengan percakapan telepon, misalnya bagaimana menghubungi operator, bagaimana menjawab panggilan telepon, bagaimana menyatakan salah sambung, dan bagaimana menyatakan adanya gangguan ketika sedang menggunakan telepon. Jadi, dengan hanya menyimak kata telephone, kita mendapatkan banyak informasi yang berkaitan dengan tata cara bertelepon, lengkap dengan kosakata baru dan contoh kalimatnya.

Contoh lain yang termasuk kategori ini adalah kata money. Selain penjelasannya yang cukup panjang, disertai aneka kata bentukannya seperti moneylender dan moneybox, ditampilkan juga gambar uang dalam bentuk lain. Tampak di situ gambar mesin ATM, selembar cek dan bagian-bagiannya, dan kartu kredit. Dicantumkna juga beberapa kata informal yang menyatakan uang (buck, grand, quid, penny); kata yang berhubungan dengan cara membayar (purchase, hire, instalment, deposit); peristilah perbankan yang berkaitan dengan uang (current account, withdraw, transfer); dan kata-kata yang bersangkutan dengan perolehan uang (salary, wage, income).

Satu contoh lagi dapat dikemukakan di sini adalah kata law dan criminal. Pada kotak penjelasan tambahan untuk kata law dicantumkan sejumlah kata yang bertalian dengannya, khususnya orang-orang yang berperan di pengadilan. Di sini kita jumpai kata solicitor, barrister, lawyer, witness, jury,dan judge. Sementara itu, pada kata crime, dijelaskan macam-macam tindak kejahatan. Dalam kejahatan pencurian dikemukakan kata-kata seperti burglar, pickpocket, dan shoplifter. Pada kejahatan yang menyangkut mobil, terdapat kata illegal parking, drunk driving, dan speeding. Di jenis kejahatan lainnya terdapat kata seperti assault, blackmailer, hijacker, drug trafficker, dan masih banyak lagi.

Ketiga contoh di atas menunjukkan bahwa dengan membaca satu kata saja, pengetahuan kita langsung diperluas dengan kata-kata lain yang sering kita jumpai dalam penggunaan kata tersebut.

“Pelajaran Bahasa Inggris”

Tentu saja penjelasan mengenai aturan berbahasa terdapat juga dalam kamus ini. “Penyegaran” pengetahuan mengenai bahasa ini sangat berguna bagi para pelajar, penyunting, dan pengguna bahasa Inggris lainnya. Penyegaran ini meliputi penjelasan mengenai conditionals, compound verbs, clauses, contractions, silent letters, stress pronunciation, tenses, dan yang lainnya. Semuanya dicantumkan menyebar dalam kamus, di dekat kata yang berkaitan dengan semua penjelasan itu. Penyajian seperti ini amat memikat, membuat kita tidak merasa sedang belajar, tetapi sekadar menyegarkan ingatan akan hal yang pernah dipelajari. Cara ini berbeda dengan penyajian kamus lain yang biasanya mengelompokkan penjelasan seperti ini pada satu bagian tertentu — membacanya serasa sedang membaca buku pelajaran bahasa Inggris.

Kalimat yang sering kita perlukan dalam percakapan sehari-hari dicontohkan pada kata calendar. Kotak penjelasannya menunjukkan cara kita merujuk ke suatu hari dengan berpatokan pada hari ini. Misalnya, jika hari ini tanggal 16, dijelaskan cara menyebut hari kemarin (15), kemarin dulu (14), besok (17), lusa (18), hari-hari di pekan yang lalu (6-12) dan pekan yang akan datang (20-26), dua minggu yang lalu (2), dan dua minggu yang akan datang (30). Pengetahuan ini dapat dikombinasikan dengan cara menyatakan tanggal yang dapat dijumpai pada penjelasan kata date.

Penjelasan Kata

Tentu saja fungsi kamus yang paling mendasar, yaitu penjelasan arti sebuah kata, juga sangat diperhatikan para penyusun CIDE. Jika kamus lain menggunakan angka untuk menunjukkan beberapa makna yang berlainan dari suatu kata yang sama, CIDE menggunakan cara yang agak berbeda. Setiap kata yang memiliki beberapa makna dibedakan dengan menunjukkan langsung kelompok makna kata tersebut. Misalnya, kata field dibedakan menjadi enam makna, mulai dari yang menyandang makna land, sport, competitors, area of interest, answer, sampai computer. Cara ini, yang didukung oleh tata hurufnya yang baik, membuat pengguna kamus dapat dengan cepat mencari makna yang dicarinya.

Aneka kata lain yang berawal dengan kata yang sama pun dituliskan dengan huruf yang mudah dibaca. Misalnya, setelah penjelasan kata eye, berturut-turut muncul sederetan kata seperti kataeyeball, eyehole, eyelid, sampai eyewash. Seperti juga sejumlah kata lain, dalam kotak penjelasan tercantum kata kerja yang menyangkut mata, yaitu see, look, dan watch. Tidak ketinggalan dicantumkan sejumlah kalimat sehingga kita tahu kapan harus menggunakan ketiga kata itu sehingga tepat penggunaanya. Selain itu, ditunjukkan pula gambar eye of a needle, hook and eye, eye on a potato, bahkan black eye dan crosseyed!

Over My Dead Body

Bagaimana menemukan makna sebuah ungkapan yang pada umumnya terdiri atas beberapa kata? Misalnya, di kata apakah kita mencari makna ungkapan “over my dead body“? Apakah pada kata over, dead, atau body? Mudah saja. Bukalah lampiran di bagian belakang kamus. Di situ, carilah ungkapan tersebut. Di sebelahnya dapat Anda temukan nomor halaman, kolom kanan atau kiri, dan bahkan nomor barisnya! Memang, pada halaman-halaman kamus ini terdapat angka di sembir tengah yang menunjukkan nomor baris. Ini tentu saja memudahkan kita ketika mencari penjelasan yang dinyatakan nomor barisnya.

Penutup

Sebagaimana kamus lain yang sekelas dengannya, CIDE memang ditujukan bagi mereka yang bukan penutur asli bahasa Inggris, seperti kita di Indonesia. Karena itulah dicantumkan demikian banyaknya contoh kalimat sederhana yang sangat menjelaskan makna setiap kata. Penjelasan pun diusahakan sesederhana mungkin, yaitu hanya menggunakan kurang dari 2000 kata yang dipastikan banyak dikenal awam. Jadi, jika kita memahami ke-2000 kata yang didaftarkan di lampiran buku ini, dipastikan kita akan dapat memahami dengan mudah semua penjelasan kata dalam kamus CIDE ini.

Bagi seorang penerjemah, penulis, atau penyunting, kamus memang wajib dijadikan teman akrab. Kamus ekabahasa Inggris-Inggris seperti CIDE mutlak diperlukan pada saat kita hendak mencari makna sebuah kata Inggris. Sebaliknya, kamus dwibahasa seperti Inggris-Indonesia berguna untuk mencari padanan sebuah kata Inggris setelah kita paham benar maknanya. Jika kita mencari makna sebuah kata hanya dalam kamus dwibahasa, ada kemungkinan makna yang kita cari tidak tercantum. Memang, tujuan kamus dwibahasa pada umumnya adalah menyediakan padanan kata, bukan mendefinisikan kata.

Dewasa ini, semakin banyak penerbit yang mencoba menggali rezeki dengan menerbitkan kamus. Persaingan antarpenerbit ini menyebabkan mereka berlomba-lomba menyajikan kamus dengan keunikan tersendiri. Bahkan, kamus modern sekarang ini tampaknya mencoba memenuhi berbagai macam kebutuhan penggunanya. Selain sebagai kamus “tradisional” yang menjelaskan makna kata, kamus zaman sekarang mencakup pula sebagian fungsi buku jenis lain, seperti ensiklopedia dan buku pelajaran bahasa. Tentu saja, sebagai pengguna, kita harus pandai-pandai memilih kamus yang sesuai dengan keperluan kita masing-masing. Jika kita tidak puas oleh sebuah kamus, belum tentu kamusnya yang jelek; mungkin kitalah yang salah memilih jenis kamus yang kita perlukan.

Ibu Sofia Mansoor adalah penerjemah berpengalaman yang menawarkan kualitas prima.

1980 – my first translation was published, a novel by Ann Mather, One Day In Spring. Since then I have translated dozens of books, both fiction and non-fiction, and milllions of words of other documents. So, if you are looking for a seasoned translator cum editor or reviewer, I am the one to choose. Mind you, I charge premium rates, but I bring with me premium quality and experience.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Januari 13, 2014 by in Kisah kawan and tagged .

Bergabunglah dengan 330 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 265,038 hits
%d blogger menyukai ini: