Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

Baca Kembali Hasil Terjemahanmu

Ibu Indra Blanquita, menulis:

Yang paling sulit itu bukan terminologi karena masih bisa dicari di google. Menerjemahkan idiom merupakan tantangan paling berat. Kamus idiom memang ada, namun sering tidak lengkap.

Maka, baca kembali hasil terjemahanmu, apakah wajar, masuk akal dan “bunyi”?

Contoh:

“I’ve seen my share of murders in my 30 years as a cop.”
“My share” itu bukan bagianku, tapi terjemahan kalimat utuhnya adalah: “Sudah cukup banyak pembunuhan yang saya saksikan selama 30 tahun menjadi polisi.” (subject to personal style). Yang pasti, “saya sudah menyaksikan pembunuhan bagianku selama 30 tahun menjadi polisi” sangat tidak “bunyi”. Tanyakan pada diri sendiri: pembunuhan bagianku maknanya apa? Nggak masuk akal kan?

Contoh lain: “

I called it quits in 1968.” bukan “Saya menyebutnya pemberhentian pada tahun 1968” melainkan “Saya berhenti pada tahun 1968”

Contoh lagi:

“They gave me a desk job, pushing papers ….. “ bukan “Saya ditugaskan di meja, mendorong kertas …” melainkan “Saya bekerja di balik meja, mengurusi administrasi …”

Okay?

Dalam menerjemahkan teks film/sub-titling atau novel akan banyak sekali menjumpai ungkapan idiomatik … maka kita harus yakin sudah menguasai (bukan hanya sekadar memahami) bahasa sumbernya (dan bahasa sasaran – Dina) sebelum menerima pekerjaan tersebut.

Iklan

3 comments on “Baca Kembali Hasil Terjemahanmu

  1. punyahannawilbur
    Januari 13, 2014

    Ini yang menantang. Banyak juga ungkapan kayak humor, sarkasme, dsb yang tidak ada dalam bahasa kita. Jadi nyari yang pas dan tetep ngena maksudnya itu menantang :).

  2. Loly
    Februari 14, 2014

    Mbak Dina, mau tanya, kalau dalam menerjemahkan film dan buku, penulisan gaya bahasanya sama atau tidak, karena kalau film ‘kan live (ada gambar hidup/motion), kalau buku atau novel tidak. Terima kasih sblmnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Januari 12, 2014 by in Kisah kawan and tagged , .

Bergabunglah dengan 325 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 261,830 hits
%d blogger menyukai ini: