Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

Pemburu Singa Mati Beraksi

Alur

Alur proses terbit buku terjemahan.

Sebenarnya sudah dari tahun lalu Uci mengajak teman-teman penerjemah untuk ‘buka lapak’ di Festival Pembaca Indonesia. Baru tahun ini aku, Melody, Lulu dan Ijul bergerak bahu membahu ketik-mengetik menggalang dukungan dan akhirnya berhasil mengumpulkan dana* yang cukup untuk menyewa dua booth (A6 dan A7), membeli perlengkapan dan membuat spanduk berdiri (Y banner) untuk menampilkan Proses Terbit Buku Terjemahan. Maksud hati enggak muluk-muluk, ingin muncul dari halaman judul buku yang selama ini acap kali dilewatkan pembaca. Kami ingin membuat pembaca lebih menyadari keberadaan kami, bukan hanya ketika buku terjemahan tidak enak dibaca atau ketika sebuah buku asing anyar yang meledak di dunia ditunggu-tunggu versi terjemahannya. Dengan membuka booth ini, kami ingin menunjukkan di mana keterlibatan penerjemah, penyelaras aksara dan penyunting buku di dalam proses penerbitan buku yang dinikmati para pembaca. Kami berharap dapat berbagi pengalaman dan wawasan tentang peran profesi kami kepada siapa pun yang mengunjungi booth kami, baik rekan sejawat maupun pembaca awam.

Festival Pembaca Indonesia 2013, Sabtu-Minggu, 7 – 8 Desember 2013, Pukul 10.00 – 16.00 WIB di Museum Bank Mandiri.

Ki Diksi-250
Timbul pertanyaan, kita sebut apa booth-nya?  Di grup Penerjemah-Editor Buku di Facebook, kami minta teman-teman mengusulkan nama. Dari nama-nama berikut ini: Hamba Selingkung, Pemburu Singa Mati, Peramu Buku, Pengukir Makna, Penggubah Kata, Jembatan Makna, Penitor Buku (penerjemah, penyelaras kata, editor buku. Seriously!), Deadline’s Bestfriends, Sahabat Tenggat, Penghunus Kamus dan Pemeluk Thesaurus, Pemburu Singa Mati yang paling banyak dipilih. Singa mati adalah istilah candaan yang dipakai oleh penerjemah di milis Bahtera untuk menyebut tenggat. Singa mati = dead lion ~ deadline = tenggat. Itulah pekerjaan kami sehari-hari, memburu tenggat. Semakin cepat tenggat tercapai, semakin banyak proyek yang bisa diterima. Hohooo!

Selain itu, kami juga mengundang teman-teman agar menyumbangkan karya terjemahannya untuk dijadikan hadiah kuis dan turut meramaikan booth. Puluhan buku terkumpul, di antaranya sumbangan dari dari Lisa Indriana Yusuf, Poppy D Chusfany, Rini Nurul Badariah,  Ijul, Tanti Lesmana, Fey Mokoginta, Angelic Zai Zai, Dion Yulianto dan dari penerbit: Visimedia, Gramedia Pustaka Utama, dan lain-lain. Nung Nurchasanah juga menyumbangkan dua bungkus kopi Aroma dari Banceuy, Bandung, yang tersohor itu. Terima kasih banyak, teman-teman. Semoga orderan semakin lancar jaya.

Nah, terus, kita mau ngapain dong? Para Pemburu Singa Mati ini rapat untuk merumuskan kuis macam apa, siapa membawa apa, apa saja yang diperlukan untuk pameran, dll. Sebenarnya aku hanya mencari-cari alasan saja untuk jalan-jalan. Karena ini debut kami secara berkelompok dalam ajang apa pun, akhirnya kami memutuskan untuk memamerkan ‘ruang kerja’ penerjemah/penyunting/penyelaras aksara lepas yang bisa berada di mana saja. Selain itu, kami juga akan menerima dengan senang hati kritikan membangun secara anonim terhadap penerjemahan buku apa pun. Kritik ini akan kami anggap sebagai masukan yang berharga untuk meningkatkan kualitas terjemahan kami. Jadi, ingat-ingat buku apa saja yang ingin dikritik ya, kalau perlu siapkan ulasannya dari rumah. Kalau tidak, nanti kami sediakan kertas dan alat tulisnya.

Rupanya, penerjemahan buku banyak peminatnya. Terbukti Lokakarya Penerjemahan Novel yang akan diberikan oleh Poppy D Chusfany laris manis. Dalam waktu satu hari saja kuota peserta sebanyak 60 sudah terisi penuh. Konon daftar antreannya mencapai jumlah 40-an, berarti ada sekitar 100-an orang yang ingin “mencuri” ilmu dari penerjemah andal ini. Sebenarnya aku juga ingiiin banget ikutan. Namun, mengigat besarnya minat teman-teman yang lain, biarlah aku mengalah. Toh harus jaga lapak juga.

Semoga dengan semakin dikenal dan disukainya profesi penerjemah buku, kesejahteraan penerjemah buku semakin meningkat.

Selain memamerkan berbagai komunitas, Festival Pembaca juga menggelar acara Anugerah Pembaca Indonesia, Book Swap, Book War, Goodreads Amazing Race, berbagai lokakarya yang semuanya dapat diikuti tanpa dipungut biaya alias gratis. Yuk datang yuk…!

Ehm, mengingat banyaknya buku yang diterima dan tempat yang terbatas (4x2 meter tanpa partisi), penerjemah yang satu ini membuat spanduk untuk menghemat tempat.

Ehm, mengingat banyaknya buku yang diterima dan tempat yang terbatas (4×2 meter tanpa partisi), penerjemah yang satu ini membuat spanduk untuk menghemat tempat.

* Terima kasih kepada Nur Aini, Meggy Soedjatmiko, Melody Violine, Meda Hija, Barokah Ruziati, Lulu Fitri Rahman, Fey Mokoginta, Yuliyono, Linda Boentaram, Rini Nurul Badariah dan Isma Soekoto yang sudah ikut saweran untuk sewa booth.

Iklan

13 comments on “Pemburu Singa Mati Beraksi

  1. bruziati
    Desember 5, 2013

    Terima kasih juga buat Mbak Dina yang langsung sigap bikin ini-itu. Nggak salah deh ngajak dirimu, soalnya saya bisanya ngomporin doang hihihi.

    Btw, jadi terharu bacanya *lebaaay* :))

  2. Goodreads Indonesia
    Desember 5, 2013

    Waaaaa…!!
    2 hari lagiiii xD

  3. dhee
    Desember 5, 2013

    kalo gak salah itu bukan spanduk namanya, mba.. tapi X-Banner 🙂

    Waaa.. jadi gak sabar pengen liat booth-nyaaa
    Semangaaaat

    • Dina Begum
      Desember 5, 2013

      Dan banner bahasa Indonesianya adalaaah??? Spanduk, Jeng 😉
      Asiiiik… ditunggu kedatangannya ya.

      • dhee
        Desember 5, 2013

        nyiahahaha, begitu yah, baru tahu saya.. makasih info nya..
        soalnya kalo ke tukang cetak ngasih tau spanduk, dicetaknya yang spanduk horizontal itu.. mwihihi

        • Dina Begum
          Desember 5, 2013

          Hehe ‘penyakit’ penerjemah kumat. Apa-apa dicari padanannya. Aku juga pas ke tukang cetak pesannya bikin Y banner atau X banner. Tergantung siapa yang diajak ngomong *chuckle* 😉

  4. Ceritaeka
    Desember 5, 2013

    Pengen dateng di hari Minggu. Semoga bisa ketemu ya, Mbak 🙂

  5. Dion
    Desember 5, 2013

    Hahaha insya Alloh saya mampir ke lapaknya besok Mbak. SUka sama bannernya itu, kreatif, unik, serta hemat tempat.

  6. Ping-balik: Menerjemahkan Novel Populer dan Menulis Novel Romance « bruziati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Bergabunglah dengan 325 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 262,033 hits
%d blogger menyukai ini: