Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

Janjiku Kepada Anak-anakku

My promise to my children - as long as I live - I am your parent first, your friend second.  I will stalk you, flip out on you, lecture you, drive you insane, be your worst nightmare and hunt you down like a bloodhound when needed because I LOVE YOU!  When you understand that, I will know that you are a responsible adult.  You will NEVER find someone who loves, prays, cares and worries about you more than I do!  If you don't hate me once in your life - I am not doing my job properly.Selama aku hidup, aku akan selalu jadi ibumu dulu dulu baru jadi temanmu. Aku akan membuntutimu, ngamuk-ngamuk sama kamu, menceramahimu, bikin kamu merasa jadi gila, menjadi mimpi terburuk dan memburumu seperti anjing pemburu bila perlu, karena aku sayang kamu. Setelah kamu mengerti itu, aku tahu kamu sudah menjadi orang dewasa yang bertanggungjawab. Kamu enggak akan menemukan orang lain di dalam hidupmu yang menyayangi, mendoakan, merawat dan menkhawatirkanmu lebih daripada aku. Kalau kamu enggak menggerutu “Aku sebel sama Mamah,” setidaknya sekali seumur hidup, aku belum melakukan tugasku dengan baik.

Iklan

10 comments on “Janjiku Kepada Anak-anakku

  1. lrbersih
    November 11, 2013

    Hahah ^^’. Well, there was a time when I didn’t like my mother :). Now I’m a mother, and it has given me nightmares :P. Mksh share gambarnya :).

    • Dina Begum
      November 12, 2013

      Aku juga ihik hik… tapi setelah tahu bahwa perasaan itu manusiawi, rasa bersalahku jadi berkurang karena tahu ibuku telah menjalankan tugasnya dengan baik :’)

  2. mama-nya Kinan
    November 12, 2013

    yang nulis ini adalah ibu sejati…begitu sayangnya seorang ibu sama anaknya..itulah penggambarannya..
    keren..TFS mbak

    • Dina Begum
      November 12, 2013

      Sama-sama, Jeng.
      Yah disebelin dikit sama anak gapapa. Biar dia punya perbendaharaan rasa yang kaya, biar tahu juga bahwa itu manusiawi.

  3. myra anastasia
    November 12, 2013

    Duh, kok, sy jd meleleh baca ini, ya karena kadang sy suka berpikir kl sy tuh galak sm anak pdhl maksudnya sayang

    • Dina Begum
      November 12, 2013

      Aku juga ter-ihik-ihik pas baca untuk pertama kalinya. Malah teringat ibuku! :’)

  4. uwienbudi
    November 12, 2013

    mungkin, kalo anak2 masih balita, beda ya perlakuannya. Selama ini emang gak terlalu bawel tapi bisa beda kelak kemudian hari mereka sdh lbh besar. *eh malah curcol ^_^

    • Dina Begum
      November 12, 2013

      Iya, agak berbeda tapi mereka sudah mengerti pesan verbal walaupun lebih menangkap pesan nonverbal. Nah, hati hati kalau bicara dengan anak balita. Kalau kata-kata kita manis tapi mengucapkannya dengan hati dongkol mereka bisa malah bingung karena menangkap dua pesan yang berbeda sekaligus.

  5. indah nuria savitri
    November 12, 2013

    Mbaaaa…so trueee….dulu saya juga suka sebel begitu sama mama (hiiks…)..without realizing that it was all for my own good…dan sekarang, setelah jadi ibu 2 anak, bener-bener merasakan stalking, worrying, and caring them (sometimes) too much :D…thanks for shariiing…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 11, 2013 by in Comotan.

Bergabunglah dengan 325 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 262,033 hits
%d blogger menyukai ini: