Siaran Pers Menuju Pusat Penerjemahan Sastra di Indonesia (Bagian II)

Lokakarya dan Forum Penerjemahan Sastra 2013

DSCN8065
Kawan-kawan dari media yang hadir:
Gloria Samantha – National Geographic Indonesia
Ida Rosdalina – Sinar Harapan
Muhammad Maan – Indonesia Shang Bao
Betty Siahaan – Indonesia Now
Lisa Siregar – Jakarta Globe
Iwan Kurniawan – Media Indonesia

Artikel National Geographic Indonesia: Penerjemahan Sastra Asing Digenjot.

Artikel Sinar Harapan: Penerjemahan Karya Sastra Asing Kurang Peminat.

Setelah sukses tahun lalu, Inisiatif Penerjemahan Sastra, bekerja sama dengan British Centre for Literary Translation dan Paper Republic, kembali menawarkan lokakarya dan forum penerjemahan sastra yang akan diadakan pada tanggal 23-28 September 2013. Acara-acara yang diadakan:

I. Lokakarya Penerjemahan Sastra

23-27 September 2013,
9:00-16:30 WIB
Universitas Atma Jaya, Jalan Jenderal Sudirman 51, Jakarta 12930.
Tel. (62-21) 5727615, 5703306, 5708823.

  1. Bahasa Indonesia – bahasa Inggris
    dipimpin Triyanto Triwikromo (penulis) dan Pamela Allen (penerjemah);
  2. Bahasa Inggris – Bahasa Indonesia
    dipimpin Jose Dalisay (penulis) dan Arif Bagus Prasetyo (penerjemah);
  3. Bahasa Norwegia – bahasa Inggris – Bahasa Indonesia
    dipimpin Kari Fredikke Braenne (penulis), Kari Dickson (penerjemah), dan Miagina Amal (penerjemah);
  4. Bahasa Mandarin – Bahasa Indonesia, serta bahasa Mandarin – bahasa Inggris – bahasa Indonesia
    dipimpin Eric Abrahamsen (penerjemah) dan Yusi Avianto Pareanom (penerjemah).

II. Temu Penerbit

25 September 2013
9:00-12:00 WIB
Universitas Atma Jaya, Jalan Jenderal Sudirman 51, Jakarta 12930.
Tel. (62-21) 5727615, 5703306, 5708823.

Diskusi panel antara editor dari Gramedia, Mizan, Serambi, Visimedia, KPG dll. dan para peserta lokakarya dan penerjemah sastra lainnya. Untuk memperkenalkan para peserta lokakarya dengan industri penerbitan, dan menyediakan wacana bagi para editor dan penerjemah untuk mendiskusikan permasalahan dan harapan dari kedua pihak. Moderator: Hendarto Setiadi.

III. Seminar Hak Cipta

28 September 2013
9:00-12:00 WIB
PDS HB Jassin, Lantai 2 Gedung Galeri Cipta II
Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No 73, Jakarta.

Bekerja sama dengan Yayasan Reproduksi Cipta Indonesia (YRCI) and Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin (PDS). Sastra Indonesia banyak menyimpan harta karun berupa karya klasik yang layak diterbitkan kembali atau diterjemahkan ke bahasa asing. Pekerja penerjemahan butuh pemahaman yang lengkap tentang hak-hak cipta apa saja yang dimiliki penulis, penerjemah, dan penerbit; bagaimana mereka bisa melindungi hak-hak tersebut; bagaimana proses memperoleh hak cipta untuk menggarap penerjemahan atau penerbitan kembali; serta hak-hak apa saja yang mempengaruhi penerbitan secara digital, audio, dan semacamnya. Pemateri: Kartini Nurdin, pendiri dan ketua YRCI; Murti Bunanta, penulis.

IV. Diskusi Panel “Kiat Kreatif Mempromosikan Sastra Internasional”

28 September 2013
13.00-15.00 WIB
Teater Salihara. Jalan Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Indonesia 12520.
Tel. 021-789-1202.

Pemateri:

Kate Griffin, BCLT
Eric Abrahamsen, Paper Republic
John H. McGlynn, Lontar Foundation

V. Malam Penutupan

28 September 2012
16:00-18:00 WIB
Teater Salihara. Jalan Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Indonesia 12520.
Tel. 021-789-1202.

Pembacaan karya penulis dan teks terjemahan oleh peserta lokakarya, disusul acara ramah-tamah.

Mitra: British Centre for Literary Translation; Paper Republic.

Didukung oleh: program Creative Encounters: kemitraan budaya antara Asia dan Eropa, yang dipromosikan oleh Asia-Europe Foundation (ASEF) dan Arts Network Asia (ANA), bekerja sama dengan Trans Europe Halles (TEH); NORLA; Kedutaan Norwegia di Jakarta; Universitas Atma Jaya/Atma Jaya Translation Conference; University of the Philippines at Diliman, Quezon City; Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin; Yayasan Reproduksi Cipta Indonesia.

Biodata panitia:

Ketua Kegiatan:

Eliza Vitri Handayani adalah salah satu Freeman Asian Scholar di Wesleyan University, AS (2000-2005), dan sambil kuliah ia bekerja paruh-waktu di Wesleyan University Press. Setelah lulus ia kembali ke Indonesia dan bekerja sebagai Kepala Editor Akuisisi di penerbit Serambi (2006-2007). Akhir 2007 ia merintis, kemudian menjalankan, Program Penerjemahan Sastra di Dewan Kesenian Jakarta, hingga 2009. Cerpen, esai, dan terjemahannya telah diterbitkan di Koran Tempo, Sastra Digital, Asymptote, dll. Sebuah cerpennya juga akan terbit di Asia Literary Review.

Mitra I:

Kate Griffin adalah direktur program internasional di British Centre for Literary Translation (BCLT), ia mengkoordinasi berbagai kerjasama di Asia, Eropa, dan Timur Tengah. Ia juga konsultan lepas di bidang sastra internasional yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Beberapa kliennya antara lain Writers’ Centre Norwich dan London Review of Books. Sebelumnya Kate pernah bekerja di Arts Council England, International PEN, British Council Russia, dan Centre for Research on European Women. Selama enam tahun ia menjadi salah satu juri Independent Foreign Fiction Prize. Karya fotografinya bisa dilihat di www.kategriffin.org.

Mitra II:

Meskipun berasal dari AS, Eric Abrahamsen sudah tinggal di Beijing sejak 2001, ketika ia mempelajari bahasa Mandarin di Central University for Nationalities. Tak lama kemudian ia mulai berusaha menerjemahkan karya Wang Xiaobo, dan terus menggarapnya selama bertahun-tahun sambil bekerja sebagai guru, redaktur, dan wartawan lepas. Cita-citanya menghabiskan hari-hari kerja dengan kamus dan komputer, dan menghabiskan malam-malam minum bir dengan berbagai penulis. Untuk penerjemahan My Spiritual Homeland karya Wang Xiaobo, Eric menerima dana penerjemahan PEN, dan untuk penerjemahanRunning Through Zhongguancun karya Xu Zechen, ia menerima dana NEA. Saat ini Eric tengah menerjemahkan Notes of a Civil Servant karya Wang Xiaofang.

Koordinator Umum:

Neneng Nurjanah adalah penulis dan salah satu editor Tesaurus Bahasa Indonesia edisi 2 karya Eko Endarmoko. Ia telah menerbitkan artikel dan cerpen diTribun Jabar, Pikiran Rakyat, Harian Republika, dan Jurnal Titik Temu. Puisi dan cerpennya telah diikutkan dalam antologi: Si Murai dan Orang Gila (Antologi Cerpen DKJ), Tuah Tara No Ate (Antologi Cerpen dan Puisi, Temu Sastrawan Indonesia ke-4), dan Cinta Gugat (Antologi Puisi 2, Komunitas Sastra Reboan).

Koordinator Temu Penerbit:

Ingrid Nimpoeno memegang gelar S2 di bidang Linguistik Terapan (fokus pada penerjemahan) dari Universitas Indonesia. Ia telah menerjemahkan lebih daripada 40 novel, termasuk The Host (Stephanie Meyer, Gramedia), The Lost Symbol (Dan Brown, Mizan/Bentang), dan The Exorcist (William Peter Blatty, Serambi). Pada waktu senggang ia berolahraga Pilates dan bermain Scrabble di internet.

Koordinator Seminar Hak Cipta & Konferensi Pers:

Wikan Satriati adalah penulis buku anak Gadis Kecil Penjaga Bintang dan Melangkah dengan Bismillah. Ia juga menerjemahkan “Secret Needs Words” karya Harry Aveling, diterbitkan di Rahasia Membutuhkan Kata, sebuah antologi puisi. Kini ia bekerja di Yayasan Lontar.

Koordinator Desain:

Selulusnya dari kelas bahasa SMA Santa Ursula Jakarta pada tahun 2007, Sabina menerima beasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Ursulin Wenzao di Taiwan untuk jurusan S1 Penerjemahan dan Kejurubahasaan (dari bahasa Inggris ke bahasa Mandarin, dan sebaliknya). Kini Sabina bekerja sebagai juru bahasa dan sekretaris Kepala Perwakilan Republik China (Taiwan) di Indonesia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: