Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

Mau jadi penerjemah lepas? Pikir-pikir dulu deh

Beginilah kelakuan pekerja lepas yang satu ini, mengejar singa mati* saat mudik.

2013-08-05 07.15.29

Parkir berjamaah alias macet total dalam perjalanan mudik dimanfaatkan untuk mengetik. Kalau baterai laptop habis, tinggal tancapkan charger laptopnya ke mobil. Modem Wi-Fi dengan jaringan internet T****m**l membuat perjalanan emak lancar dan anak-anak terhibur.

2013-08-10 15.48.37

Tidak ada tidur siang buat Emak.

2013-08-15 10.04.54

Menebalkan wajah dan beraksi di ruang duduk rumah mertua.

2013-08-14-09.14.45

Bangun tidur ku terus… ngetik.

2013-08-12-21.03.30-k

Perlu waktu untuk menguasai keahlian terlibat dalam percakapan sambil mengetik.

20130818_170645

Ngaso di pom bensin Wangon.

Alhamdulillah, aku bisa menyekolahkan anak-anak sampai ke perguruan tinggi.

* Singa mati = dead lion ~ deadline = tenggat.

Persiapan mudik.

Iklan

16 comments on “Mau jadi penerjemah lepas? Pikir-pikir dulu deh

  1. Orin
    Agustus 22, 2013

    suka banget foto terakhir Mbak *jempol* hohohoho

    • Dina Begum
      Agustus 22, 2013

      Orang yang mau duduk jadi mundur teratur melihat tumit retak-retak :p

  2. bundanadnuts
    Agustus 22, 2013

    Kalo mobilnya jalan masih bisa ngetik, Mbak? Aku kok pusing ya? *ketauan pernah nyoba* hihi #pertanyaangakpentingbisa2dipentung*

    • Dina Begum
      Agustus 22, 2013

      Aku juga enggak bisa. Kalau dipaksakan alamat mabuk darat. @_@

  3. egipang
    Agustus 22, 2013

    ahahahahahahahahaaa… aku hampir mirip deh mbak kelakuannya sampe suami cemberut sepanjang akhir pekan. Belum sampe nyekolahin ke universitas sih, tapi paling gak bisa trakteer anak2, mak-bapak dan keponakan2…. Ikutan semangat aaahhhhh!!!!

    • Dina Begum
      Agustus 23, 2013

      Biar belahan jiwa ga cemberut, asah keterampilan membagi perhatian. Sambil ngetik sambil menyimak pembicaraan dan sesekali menimpali. Semacam multitaskinglah.

  4. Hendra Arrifiandi
    Agustus 22, 2013

    wah, sangat menginspirasi, wangon tuh deket rumahku loh mbak Dina, kelewatan dikit, hehe

    • Dina Begum
      Agustus 23, 2013

      Terima kasih. Wah kalau gitu aku pernah melewati rumahmu dong 🙂

  5. indah
    Agustus 22, 2013

    risotekinashigoto

    • Dina Begum
      Agustus 23, 2013

      ♫ That’s the way… aha aha… I like it… aha aha….♪
      😀

  6. Miss Fenny
    Agustus 23, 2013

    Hahahaha..kata ibu ku, “Sekalian aja nikah ma laptop” -lap keringet

    • Dina Begum
      Agustus 23, 2013

      Qiqiqiqiq ngapain nikah. Tanpa ijab qabul juga sudah seia sekata sama laptop #eeeaaa

  7. Anung
    Agustus 23, 2013

    Di mana-mana orang ngaso itu ngopi, atau ngeteh, atau nyemil. Lha kok sempet-sempetnya buka laptop.

    • Dina Begum
      Agustus 23, 2013

      Yang ngaso yang nyupir. Karena perlu bobo jadinya agak lama. Lumayaan.

  8. Lestari Retno
    November 26, 2013

    mbak dina, kalo aku ditawarin part time penterjemah lepas yg salah satu kriterianya mampu menulis 400 hal dlm 1 bulan sementara aku kerja minimal 8 jam sehari, kira-kira bisa ke handle g y? trus aku ibu dr 2 balita juga. thanks infonya. (nyari second opinion)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Agustus 22, 2013 by in Di balik layar.

Bergabunglah dengan 325 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 262,033 hits
%d blogger menyukai ini: