Correct me if I'm wrong

Calling the kettle black

[credit]
“You murdered Blakely. A pretty cold way of saying thank you for all the prototypes he developed for you.”

“And you murdered Hank. Your own flesh and blood. A bit like calling the kettle black, isn’t it?” he quipped. 

Terjemahanku:

“Kau membunuh Blakely. Dingin sekali caramu berterimakasih atas semua prototipe yang dia kembangkan untukmu.”

“Dan kau membunuh Hank. Darah dagingmu sendiri. Seperti maling teriak maling bukan?” sindirnya.

Iklan

10 tanggapan untuk “Calling the kettle black

  1. Kalau boleh saran Mbak:
    “Kau telah membunuh Blakely. Sebuah cara yang kejam untuk berterima kasih atas semua prototipe yang telah dia kembangkan untukmu.”
    Kata “telah” cuma untuk pemanis saja sih, lebih enak dibacanya. Sori saya masih pemula banget, saya nggak tahu ini diperbolehkan atau tidak (penambahan kata “telah” seperti ini) dalam menterjemahkan sesuatu.

    1. Karena “membunuh” jelas-jelas tindakan yang sudah dilakukan, kata “telah” menurutku jadi berlebihan. Demikian juga dengan “sebuah” dan kata-kata satuan lain, tidak perlu diterjemahkan kalau sudah jelas.
      Dan, “menerjemahkan,” bukan “menterjemahkan.” 😉

          1. Nggak jadi komentar ah, ntar jadi malu juga. :Masih bagus kalau dikoreksi Mbak Dina dapat ilmu. 🙂 Kalau dibilang you lost me seperti aku tadi, aduh… :”>

  2. hi mb dina.namaku agnes. minta saran mb dina boleh?hehehe,biz bingung bgttttt niy
    gini aku diminta tolong m dosen buat bikin skripsi mengenai kesulitan dalam menerjemahkan idiom..yg bikin gregetnya tuh aku hrs cari buku referensi yg tahun 2000 ke atas…sedangkan buku mengenai menerjemahkan idiom dan kesulitannya itu kebanyakan buku yg tahunnya dibawah 2000…kira-kira mb dina bisa kasih aku saran ga buku referensi tentang kesulitan menerjemah idiom inggris-indonesia yg tahun terbitnya 2000 ke atas?trus,kira kira tes idiom yg seperti apa ya yg bisa membuat kita tahu kalo seseorang itu mengalami kesulitan waktu nerjemahinnya?
    thankzzzzzzzzzz bgtttt bwt mb dina,,,n tulisan tentang idiom yg menarik niy…

    1. Hai Agnes,
      Kalau buku khusus yang membahas tentang menerjemahkan idiom aku enggak tahu. Aku lebih suka membaca novel ketimbang nonfiksi >.<
      Aku kurang paham pertanyaanmu yang ini: "tes idiom yg seperti apa ya yg bisa membuat kita tahu kalo seseorang itu mengalami kesulitan waktu nerjemahinnya?"
      Aku enggak ngetes, justru aku yang dites sama calon klien.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s