Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

Kenangan Indah bersama Wardah

Berhubung saat menghadiri acara Penganugerahan Srikandi Blogger 2013 lupa membawa kamera, aku bergerilya mengumpulkan foto-foto unggahan para mamarazi dan paparazi yang meliput acara tersebut. Aku masih kesulitan percaya bahwa aku benar-benar pernah menjadi satu di antara sepuluh finalis kontes Srikandi Blogger 2013, kontes pertama yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dalam rangka merayakan satu tahun kiprah KEB yang berulang tahun pada tanggal 18 Januari.

Acara penganugerahan ini berdekatan dengan peringatan hari Kartini. Temanya kontesnya pun “Aktualisasi Perempuan di Era Digital,” maka dress code kebaya untuk acara tersebut  kusambut dengan senang hati. Aku senang mengenakan kebaya, dan merasa paling cantik ketika sedang mengenakan kebaya. Namun,  sudah lama aku tidak berdandan lengkap. Sebagai penerjemah purnawaktu yang sehari-hari bekerja di rumah, aku jarang berdandan. Koleksi kosmetika yang tersisa pun tinggal bedak, bedak dasar, lipstik,  pensil alis dan perona pipi. Mau ke salon, terlalu pagi. “Ah,” pikirku, “untuk apa berdandan, aku kan pakai kacamata, tidak akan ada bedanya mau pakai perona mata atau tidak toh nanti tertutup lensa juga.” Lagi pula, dengan rambut cepak seperti ini, aku tidak membutuhkan sanggul.

Pucuk dicinta ulam pun tiba, makpan Mira mengumumkan bahwa selain para emak blogger yang mengisi acara peragaan busana, finalis juga akan dirias wajahnya dengan rangkaian kosmetika sponsor, Wardah.

dandan

Foto hasil jepretan Dey.

Setibanya di Gedung F lantai 6 Kemendiknas tempat acara akan berlangsung di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, aku langsung pergi ke belakang panggung. Di sana, sebagian emak-emak blogger sedang disulap menjadi super model oleh make up artists andal dan sebagian lagi menanti giliran.

“Finalis dirias duluan, yaaa,” kata emak Panitia. Cihuy! Datang belakangan dirias duluan hehehe.

SB2013-33-Fitri (2)

Foto hasil jepretan Fitri Rosdiani.

Tiba giliranku, periasnya bertanya apakah aku akan memakai kacamata atau lensa kontak, rupanya untuk menyesuaikan ukuran panjang bulu mata palsu yang akan ditempelkan. *baru tahu bulu mata palsu ada ukurannya* Dia juga meyakinkanku bahwa walau berkacamata, wajah akan tampak pangling setelah dirias. Beberapa hari menjelang acara aku kurang tidur karena selain menggarap terjemahan, oleh mak panitia kami diminta untuk membuat tulisan ‘wawancara’ dan merekam video testimonial. Akibatnya, jika kacamata dibuka, selain tampak sembap khas orang yang memakai kacamata, di bawah mataku ada bayangan gelap yang membuat wajah tampak layu. Kutanyakan kepada perias apakah kosmetika Wardah bisa menyembunyikan bayangan gelap di bawah mata ini. “Bisa,” jawabnya. “pakai concealer.”

“Dipakainya setelah atau sebelum bedak dasar?” lanjutku ingin tahu.

“Sebelum pakai bedak, jadi setelah memakai bedak dasar,” dengan sabar wanita muda yang meriasku menjelaskan. Diaplikasikannya concealer mulai dari ujung dalam mata, bawah mata, hingga ke bulu mata bagian bawah dengan kuas khusus concealer yang berujung kecil, berbulu pendek dan rapat. Setelah itu, diratakan dengan lembut sambil ditepuk perlahan hingga menyatu dengan kulit. Hasilnya? Ohohoho… ‘mata panda’ku tampak segar dari balik lensa.

berdua

Foto hasil jepretan Lidya Fitrian.

SB2013-13

Foto hasil jepretan Fadlun Arifin.

Ah, tiada bosannya aku memandangi foto-foto spektakuler acara ini. Terima kasih Wardah, panitia Srikandi Blogger 2013 dan para mamarazi serta paparazi. 😀

Iklan

13 comments on “Kenangan Indah bersama Wardah

  1. meutia rahmah
    Mei 6, 2013

    mak dina cuantikkk hehhe, sayang saya ngak bisa hadir pas acara pemilihan srikandi blogger ya…

  2. hana
    Mei 6, 2013

    aku suka yang pake kipas geulisssss 😀

  3. della
    Mei 6, 2013

    Aslinya emang udah cantik kok, Mak. Setelah make up jadi cantik banget. Apalagi pas dadah-dadah di atas panggung, Mak 🙂

  4. Olive B
    Mei 6, 2013

    yang lagi melayang gak dipajang mak? hahaha

  5. Indradya SP
    Mei 6, 2013

    rambutnya emang beda sendiri 🙂

  6. Yati Rachmat
    Mei 6, 2013

    Tanpa make up pun my fav ini sudah cantik, apalagi tersentuh kosmetik Wardah tambah deh cantiknya. Bunda lupa liat pp siapa ya yang bener-bener make-over abis deh, soalnya before and after? Beuh! beda banget, tetep cantik yang before tapi begitu after halllah cuantix banget. Aduh siapa ya? Ntar tak scroll dulu lah.

  7. alaika
    Mei 6, 2013

    Mak, dari awal aku mau bilang, dengan rambut cepakmu, engkau terlihat begitu mempesona, terlebih setelah dimake-over oleh Wardah! Cihuy abiss deh. 🙂

  8. Nchie Hanie
    Mei 7, 2013

    Teteeh..aku Ngepans sama di rimyu dari pertama kali kenal..
    Dengan rambut cepakmu dan gaya Loh, Eike suka bow 😀
    Teteh yang Lincah..energik..smart..

    beforenya cantiik..afternya lebih bening lebih cantik..
    semua berkat wardah..
    sesuatu deh..

    #jadi kan kita besanan 😛

    • Dina Begum
      Mei 7, 2013

      Hatur nuhun, Neng Geulis. Duh ge-er deh akyu dipuji ‘calon besan’ #eh hehehehe

  9. Evi
    Mei 7, 2013

    Kemarin itu Mbak Dina cantik sekali. Kulitnya segar. Jadi kosmetik apa saja diaplikasikan diatasnya pasti hasilnya tambah indah 🙂

  10. dey
    Mei 7, 2013

    yang pakai kipas terlihat malu-malu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Mei 6, 2013 by in Ini-itu and tagged , , .

Bergabunglah dengan 325 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 262,033 hits
%d blogger menyukai ini: