Wawancara Nan Pelik

Setelah diminta membuat tulisan yang mengantarkanku dari tahap 50 besar calon Srikandi Blogger 2013 menjadi 10 finalis, berpromosi melalui status di twitter dan Facebook, menceritakan diri sendiri dalam 10 tweet, berikutnya adalah tahap wawancara. Tadinya aku berharap wawancara akan dilakukan secara tatap muka dan dipandu oleh Tommy Tjokro.

Testimoni
Gambar dari video testimoni.

Hari ini, Jumat, tanggal 26 April 2013, pukul 14.00 WIB, kesepuluh Emak yang menjadi finalis kontes Srikandi Blogger 2013 diminta untuk posting hasil wawancara tertulis sebagai proses seleksi menuju Srikandi Blogger 2013 di blog masing-masing. Selain aku, kesembilan finalis lainnya yaitu Alaika AbdullahAnazkiaDiadjeng LaraswatiEka MayyaNchie Hanie Myra AnastasiaOctaviani Nur HasanahShinta RiesWinda Krisnadefa.

Setelah ini kami masih diminta untuk membuat rekaman video yang berisi testimonial tentang Srikandi Blogger 2013. Demi kebaikan bersama, kusarankan Anda tidak usah menonton rekaman tersebut. Bila nekat, sebaiknya Anda menyiapkan minyak angin (atau antimo kalau mau) agar tidak mual-mual. Anda sudah diperingatkan.

So, here we go:

1. Apa yang ada dalam pemikiran emaks Finalis Srikandi Blogger 2013 tentang blogger yang inspiratif?

Menurutku, blogger inspiratif itu yang tulisannya enak dibaca, singkat tapi padat, atau bila panjang dipilah-pilah menjadi beberapa halaman, isinya bermanfaat baik bagi dirinya maupun bagi orang lain. Blogger inspiratif juga mampu menginspirasi orang lain, khususnya perempuan, agar meluangkan waktu untuk menulis karena menulis itu sama dengan meneruskan peradaban. Dia juga perlu berinteraksi di luar jaringan (offline) di komunitasnya masing-masing, menjadi penganjur nge-blog dengan menunjukkan berbagai manfaat nge-blog dan berbagi tips serta trik memelihara blog yang baik.

2. Bagaimana keterlibatan emak dalam group Facebook KEB? Apakah ada kendala atau hal-hal yang kurang direspon baik oleh Makmin maupun member KEB lainnya.

Setiap hari aku mengunjungi grup KEB Facebook untuk ‘bertemu’ emak-emak, walau tidak selalu ikut rumpi. Asyiknya, di grup KEB tidak pernah kekurangan informasi acara yang bisa diikuti serta tips-tips yang bisa langsung dipraktikkan. Bahkan, kadang ada ide yang timbul dari postingan di sana. Tidak pernah ada kendala di grup KEB Facebook. Kan ada fitur ‘search’ untuk mencari informasi atau membaca pengumuman dengan saksama agar tidak menanyakan pertanyaan yang sudah pernah ditanyakan dan dijawab. Aku paling malu kalau sampai menanyakan sesuatu padahal sudah pernah muncul. Ketahuan malas baca.

3. Sebagai seorang blogger, emak adalah perempuan-perempuan kreatif dalam era digital. Pertanyaan agak berat nih mak, bagaimana pandangan emak Finalis Srikandi Blogger 2013 tentang isu-isu perempuan yang jarang dituliskan oleh blogger perempuan. Masih banyak yang menganggap blogger perempuan menulis hanya sekedar curhat.

Blog hanyalah salah satu dari sekian banyak media informasi. Bisa saja isu-isu perempuan yang dimaksud banyak yang sudah dituangkan ke dalam medium lain. Bagiku sih menulis di blog itu menunjang profesiku sebagai penerjemah. Dari berbagai kesempatan, baik dari mendengarkan gelar wicara, membaca tulisan seorang editor dan bincang-bincang dengan seorang pengusaha sukses, diketahui menulis blog memudahkan pemberi kerja untuk menilai orang yang hendak direkrutnya. Mereka memanfaatkan profil kita di media sosial dan tulisan kita di blog untuk lebih mengenal orang yang mengajukan lamaran. Nah, kita kan tidak ingin mereka sampai tahu hal-hal pribadi tentang kita?

Bagaimana dengan ibu rumah tangga tidak perlu mencari klien atau pekerjaan, misalnya? Ingat kisah Harry Potter dan Kamar Rahasia? Di situ Ginny jadi korban akibat mencurahkan isi hati ke pihak yang keliru, yaitu buku harian terkutuk. Dia diperdaya oleh kekuatan sihir jahat dan kalau bukan karena Harry Potter tamat sudah riwayatnya. Dunia maya juga seperti itu, jangan-jangan kita bisa celaka bila tidak cerdas dalam mencurahkan isi hati.

4. Satu lagi yang berat Srikandi Blogger 2013 ini juga ada yang pro dan kontra. Yang kontra menganggap tak baik adanya pembedaan terhadap blogger baik itu blogger perempuan atau pun blogger laki-laki, semua sama. Bagaimana pandangan emak terhadap hal ini?

Oh? Bukankah Srikandi Blogger 2013 ini memang khusus untuk anggota KEB yang notabene perempuan semua? Mengutip syarat nomor 5: “Lomba terbuka untuk seluruh member KEB di seluruh Indonesia.” Mengutip laman About Us situs Kumpulan Emak Bloger: “Kumpulan Emak Blogger  atau yang biasa disebut KEB adalah komunitas blogger perempuan Indonesia.” Jadi, tidak salah dong bila tidak ada peserta laki-lakinya.

5. Mengenai nama Srikandi Blogger 2013, adakah pendapat emak terhadap hal ini?

Kembali mengacu ke penyelenggara kontes, “KEB adalah komunitas blogger perempuan Indonesia,” di mataku Srikandi ini adalah Dewi Srikandi versi Jawa yang menjadi suri teladan bagi kaum wanita. Jadi, menurutku nama Srikandi sudah pantas menjadi gelar yang disandang oleh bloger perempuan yang inspiratif.

6. Apa harapan emak Finalis Srikandi Blogger 2013 kepada KEB ke depan dan apa yang bisa emak berikan kepada KEB  sebagai bentuk komitmen dan tanggungjawab Srikandi Blogger 2013?

Sebelum bergabung dengan KEB, pengetahuanku tentang komunitas blogger mendekati nol, hanya membacanya di surat kabar saja, itu pun rasanya jauh dari jangkauan mengingat wawasan dan keterampilan menulisku yang pas-pasan. Melalui KEB aku berharap bisa memperluas wawasan dan menjadi bagian dari emak-emak yang melek teknologi.

7. Srikandi Blogger 2013 adalah Duta Kumpulan Emak Blogger (KEB) baik di online maupun offline. Sanggupkah emak menjadi Duta KEB, dengan menghadiri setiap event online/offline yang diadakan KEB, tentunya dengan mempertimbangkan kota-kota di mana emak berada. Atau menjadi pengganti/perwakilan Board atau Makmin yang tidak bisa hadir dalam event tersebut?

Tentu bersedia. Hanya saja aku harus mencari nafkah jadi kemungkinan besar tidak bisa bila harus mengikuti setiap acara offline yang diselenggarakan.

8. Jika emak tidak terpilih sebagai Srikandi Blogger 2013, Srikandi Favorit, atau pun Srikandi Persahabatan, bagaimana sikap emak? Apakah tidak akan aktif lagi di KEB?

Aku akan ikut senang untuk para pemenang Srikandi Blogger 2013, Srikandi Favorit, dan Srikandi Persahabatan kalau tidak menjadi pemenang. Masuk 10 finalis saja sudah merupakan kehormatan bagiku. Ini sama sekali tidak akan memengaruhi interaksiku dengan KEB.

Yuk datang ke acara pengaungerahan ini. Tidak dipungut biaya, lho! Untuk menjaga agar acara berlangsung dengan lancar, panitia mengharuskan hadirin untuk mendaftarkan diri GRATIS, melalui:

Register http://srikandiblogger2013keb.eventbrite.com/

Iklan

14 thoughts on “Wawancara Nan Pelik

Add yours

  1. Sama seperti yang saya tulis di tempat finalis-finalis lainnya … saya akan menulis …

    (saya harus berlaku adil bukan … ? )(hehehe)

    Menurut saya … Balance is the key …
    Apapun yang kita lakukan … seyogyanya harus seimbang …
    seimbang antara …”me time” menulis vs. keluarga vs. karier vs. kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya …

    Memang tidak mudah …
    namun disinilah letak indahnya hidup …

    Maju Terus Mbak Dina …
    Maju Terus Srikandi Blogger Indonesia

    Salam saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: