Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

Juru Bahasa = Petualang

“…berangkat ke bandara pukul 3 pagi untuk terbang ke…”

“…diminta untuk turut serta naik speedboat ke tengah laut pukul 1 pagi…”

2013-04-13 11.02.41Bukan, Anda tidak sedang membaca penggalan pengalaman seseorang semacam Lara Croft. Itu contoh tuntutan pekerjaan seorang juru bahasa yang ternyata bak petualang. Himpunan Penerjemah Indonesia mengadakan temu Komp@k yang kali ini bertajuk “Mengupas Tuntas dan Berbagi Pengalaman: Bagaimana Menembus Pasar Kejurubahasaan” Narasumbernya terdiri dari tiga orang: Ibu Ervina Sianturi (Juru Bahasa), Bapak Reza Pahlevi (Koordinator Pengguna Jasa) dan Ibu Shinta Hapsari (Koordinator Tim Pengguna Jasa). Acara diadakan di Reading Room, Jl. KemangTimur 57, Jakarta Selatan dan dihadiri oleh sekitar 20 orang. Selain para jurubahasa, hadir juga penerjemah, agen penerjemah dan calon penerjemah/jurubahasa.

Menjadi juru bahasa itu tidak sekadar menguasai bahasa asing dengan baik, senang bicara, mampu berbicara dengan artikulasi jelas, pendengaran bagus, daya ingat kuat, tepat waktu dan berpenampilan sesuai dengan acara. Juru bicara yang dicari oleh klien adalah orang yang juga fleksibel, cepat tanggap dan memiliki keterampilan interpersonal yang baik. Penggalan kisah di atas merupakan salah dua contoh keluwesan yang dimaksud. Walaupun sudah diberi gambaran tentang seperti apa ‘medan’ yang akan dihadapi , apakah itu menerjemahkan di sebuah forum, teleconference, lokakarya atau peluncuran produk, jurubahasa juga harus siap bila terjadi perubahan di luar dugaan.

Kerahasiaan merupakan prioritas utama yang harus dijaga oleh juru bicara. Di samping itu, seyogianya juru bahasa ‘mengerjakan PR’ sebelum tiba saatnya bekerja dengan mencari tahu subyek apa yang hendak dibahas dan, bila ada, meminta materi acara kepada pihak pemberi kerja. Jika tidak ada materi tertulis, bila mungkin, Anda bisa mengobrol dengan orang yang akan didampingi sebelum acara berlangsung. Selain untuk mengetahui apa saja yang hendak dibicarakan, Anda juga bisa tahu apakah cara bicara yang bersangkutan mudah Anda tangkap atau tidak, atau apakah dia punya aksen yang asing bagi Anda. Dengan demikian, bila merasa agak kesulitan menangkap apa yang dibicarakan Anda bisa mengomunikasikan kepadanya agar bicara lebih perlahan, misalnya, atau apa saja yang Anda perlukan untuk memudahkan pekerjaan Anda.

Banyak cara untuk melatih membiasakan diri dengan berbagai aksen. Ervina Sianturi punya pengalaman menarik. Vina yang gemar bertualang ini tergabung ke dalam komunitas Couch Surfing. Anggota komunitas internasional ini tersebar di berbagai belahan dunia. Mereka bersedia menyediakan pondokan bagi anggota yang berkunjung ke kota tempat tinggalnya dan sebaliknya, jika ingin bepergian ke tempat lain dia bisa menghubungi anggota CS untuk menginap gratis. Vina sudah sering melakukan perjalanan seperti ini dan menerima anggota CS yang berasal dari berbagai kebangsaan mondok di rumahnya. Berkat hobinya ini dia jadi terbiasa dengan berbagai aksen yang membantu pekerjaannya sebagai juru bahasa.

Bila kebetulan tertarik untuk menjadi whisper interpreter, pastikan Anda memperhatikan kebersihan pribadi, khususnya di daerah mulut, untuk alasan yang sudah jelas. Simak berbagai model kejurubahasaan di sini.

Menurut Bapak Reza dan Ibu Shinta, pihak pemberi kerja mencari juru bahasa sesuai dengan yang dibutuhkan. Jadi, pastikan Anda mencantumkan bidang kejurubahasaan yang pernah Anda kerjakan di CV, seperti keuangan, perbankan, industri pariwisata, teknologi informasi, dan lain-lain. Mengingat pekerjaan juru bahasa biasanya per proyek, pastikan Anda mengirimkan tagihan secepatnya. Rata-rata, pemberi kerja membutuhkan waktu sekitar dua minggu setelah acara berlangsung untuk melakukan pembayaran. Biasanya koordinator pengguna jasa mendahulukan para juru bahasa yang pernah bekerjasama dengan mereka. Selain itu, mereka mengandalkan rekomendasi, HPI dan browsing di internet untuk mencari penyedia jasa yang dibutuhkan. Oleh karena itu, profil online menjadi penting karena calon pengguna jasa tidak hanya berasal dari dalam negeri melainkan juga bisa dari luar negeri.

2013-04-13 12.34.41Dalam kesempatan ini, Pak Eddie melakukan demonstrasi pencarian melalui situs Indonesian Directory of Translators and Interpreters yang juga dikenal dengan julukan Sihapei. Pak Eddie pernah menerima telepon yang disusul dengan surel berisi permintaan harga (quotation) dari seorang pengguna jasa (instansi pemerintah). Orang tersebut menyebutkan bahwa ia melihat profil Pak Eddie di SIHaPeI.

Inilah bukti bahwa Indonesian Directory of Translators and Interpreters mulai dikenal masyarakat umum dan berpotensi mendatangkan pekerjaan bagi kita.

Bagi rekan-rekan HPI yang belum sempat mengaktifkan dan mengisi profil di SIHaPeI, luangkanlah waktu untuk menampilkan profil Anda. Buatlah profil Anda semenarik mungkin. Jangan lewatkan kesempatan memeperoleh rezeki.

Bagi mereka yang belum belum menjadi anggota HPI, silakan bergabung. Kirim surel ke sekretariat@hpi.or.id dan minta formulir pendaftaran.

Tentang Sihapei, saya juga sudah mendapat manfaat nyata nih, ada klien dari sebuah asosiasi garmen menghubungi saya untuk jadi juru bahasa seminar pada bulan ini, dan sudah deal! Terima kasih HPI, ayo rekan – rekan yang belum buat profil atau belum melengkapi profil, buruan diisi yang keren yaa!!!

Hanny Wishnuardi – Penerjemah & Juru Bahasa

Readingroom

Laporan pandangan mata ini dibuat dengan perhatian terpecah karena ruangan dikelilingi rak buku yang penuh dengan buku-buku menawan. Reading Room ini sebuah kafe yang diberi dekorasi rak penuh buku yang memenuhi hampir seluruh dindingnya di lantai satu dan lantai dua. Buku-buku itu koleksi Richard Oh, si empunya kafe. Lantai dua yang memang bisa dipakai untuk berbagai acara komunitas ini sangat cocok untuk acara HPI. Kendalanya adalah kapasitasnya yang tidak terlalu besar, hanya bisa menampung sekitar 20 orang. Dari Bekasi, aku naik bus ke Blok M lalu naik metromini 77 ke Kemang. Dasar juara nyasar, aku terlewat. Setelah turun entah di mana aku naik ojek ke lokasi.

Simak juga: Apa Yang Dibutuhkan Klien Dari Interpreter.

Iklan

8 comments on “Juru Bahasa = Petualang

  1. rina
    April 13, 2013

    keren sharingnya..baru tahu penerjemah tak sekedar menerjemahkan…

    • Dina Begum
      April 14, 2013

      Makasih. Aku juga baru tahu ada macam-macam lagi jenis pekerjaan juru bahasa.

  2. Lidya
    April 13, 2013

    bukunya banyak sekali ya mak 🙂

    • Dina Begum
      April 14, 2013

      Iya, itu koleksi pribadi Richard Oh, pemilik kafe. Reading Room di Kemang, Jakarta.

  3. rararizal
    April 14, 2013

    Reblogged this on Personal Writings of Rara Rizal and commented:
    For those of who are wondering what exactly interpreters do… 🙂

  4. bruziati
    April 15, 2013

    Mungkin Srikandi Dina harus mulai naik burung rajawali ke mana-mana biar nggak nyasar 😀 *komen OOT*

    • Dina Begum
      April 15, 2013

      Ntar deh, pinjem dulu sama Gandalf. Dia kan punya banyak 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Bergabunglah dengan 325 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 261,818 hits
%d blogger menyukai ini: