Penerjemah dan editor Visimedia meriung

image
Kiri-kanan: Lulu Fitri Rahman, Dina Begum, Moelyono, Muthia Esfand, Melody Violine, Istiani Prajoko.

Beberapa minggu yang lalu Mbak Muthia dan Mas Moelyono dari Visimedia mengundang kami para penerjemahnya untuk bertemu dan beramah-tamah. Proses mencocokkan waktu dan tempatnya seru, maklum tidak semuanya penerjemah purnawaktu. Kami lalu sepakat bertemu di Plaza Semanggi, Jakarta.

Setelah menghabiskan hidangan lezat, Mas Moel menyampaikan terima kasih atas kerja sama ini sehingga Visimedia yang tadinya berkiprah di lini penerbitan buku-buku nonfiksi, seperti topik hukum, pengembangan diri, dan lain-lain, kini mengawali kesuksesan merambah ke penerbitan buku-buku fiksi klasik, terutama yang bertema detektif. Selain itu kami juga berdiskusi mengenai diksi atau pemilihan kata dan gaya ekspresi terjemahan agar ciri khas Visimedia tercermin dalam setiap novel terbitannya walau penerjemahnya berbeda-beda. Mas Moel juga bercerita tentang terobosan-terobosan Visimedia yang membuat novel-novelnya berbeda dari novel terbitan penerbit lain. Misalnya, setiap novel dilengkapi dengan uraian singkat yang berisi fakta menarik tentang kisah tersebut, yang memperkaya pengalaman membaca. Simak saja contoh fakta menarik dari kisah Sherlock Holmes & Anjing Iblis Keluarga Baskerville ini:

Bulan Agustus 1901,sekitar delapan tahun setelah “kematian” Sherlock Holmes, antrean panjang mengular di luar kantor majalah The Strand. Semua datang dengan tujuan yang sama, mendapatkan majalah The Strand yang memuat cerita Sherlock Holmes terbaru, yang sudah delapan tahun kisahnya tidak diterbitkan lagi. Pertama kali sjak didirikan, edisi majalah The Strand yang memuat serial “The Hound of Baskervilles” dicetak ulang sampai tujuh kali. Oplah majalah yang biasanya sekitar 180.000 eksemplar, melejit menjadi 300.000 eksemplar.

Di samping itu, kaus Sherlock Holmes terlalu menggoda untuk tidak dikoleksi. Kainnya lembut dan gambarnya keren. Ada lho yang membeli enam buku terbitan Visimedia sekaligus demi mengklaim kaus.

Beli tiga buku fiksi terbitan Visimedia dalam satu struk di toko buku kesayangan Anda. Kirimkan struk pembelian dan data diri lengkap (nama, alamat pengiriman, alamat email dan nomor telepon yang bisa dihubungi) ke:Redaksi Visimedia, Jl. Haji Montong 57 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630.
Beli tiga buku fiksi terbitan Visimedia dalam satu struk di toko buku kesayangan Anda, miliki T-Shirt eksklusif Sherlock Holmes atau Mentalis Gokil. Kirimkan struk pembelian dan data diri lengkap (nama, alamat pengiriman, alamat email dan nomor telepon yang bisa dihubungi) ke:
Redaksi Visimedia, Jl. Haji Montong 57 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630.

Saat itu juga tercetus ide yang melibatkan karya klasik, penerjemah dan mungkin (baru mungkin, lho) para penulis resensi. Apakah itu? Tunggu saja tanggal mainnya. Terima kasih Visimedia, Mas Moelyono dan Mbak Muthia Esfand. Semoga sukses dan buku-bukunya laris manis.

2013-02-16 17.45.51
Oleh-oleh untukku: Les Miserables
Iklan

5 thoughts on “Penerjemah dan editor Visimedia meriung

Add yours

  1. makasih briefingnya mba…sungguh nyesel ga bisa hadir, pdh kos2an saya deket banget sama plaza semanggi. tapi yah menemani orangtua di rumah saat weekend tetap harus diutamakan. semoga lain kali bisa ada kumpul2 lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: