Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

Berkepribadian Ganda?

Beberapa waktu yang lalu melalui email Dita Nadia, psikolog pendidikan dan pemilik situs web EntrepreneurRumahan dot com, menanyakan apakah aku bersedia diwawancarai untuk tulisan di blog dan e-booknya. Di situs itu juga ada kuesioner minat untuk melihat apakah karier kita sudah sesuai dengan minat dan kepribadian. Wah seru nih, pikirku. Aku pun menerima tawaran dengan senang hati. Buat promosi. Ihiy!

Kuesionernya tidak banyak, hanya perlu memilih pernyataan-pernyataan yang menurut kita benar atau paling sesuai di antara pilihan yang ada. Di situs ini juga disediakan cara membaca hasilnya. Dari hasil kuesioner itu, dikatakan tipe minatku yang menonjol adalah  Konvensional dan Artistik. Nadi bilang, itu termasuk kombinasi langka karena kedua minat itu berseberangan. Konon katanya tipe seseorang yang dominan Konvensional menyukai tugas-tugas yang terstruktur, memiliki sistem jelas, sementara tipe Artistik senang dengan pekerjaan yang memberinya kebebasan berekspresi, kreatif dan menyukai seni. (Hmmmm bagiku kedengarannya lebih mirip penderita berkepribadian ganda.) Katanya lagi, orang yang menyukai pekerjaan terstruktur akan kesulitan berada dalam situasi bebas tanpa aturan yang disukai oleh orang dengan tipe artistik. Begitu pula dengan orang Artistik yang senang berekspresi sebebas-bebasnya dalam membuat karya pada umumnya kurang suka dimasukkan ke  dalam situasi yang penuh aturan dan struktur. Nadi sampai bertanya untuk memastikan apakah analisisnya benar.

Aku mengisi kuesioner itu dua kali. Dua-duanya menghasilkan minat dominan yang sama, yang berbeda hanyalah jumlah persentase minat-minat lain dalam kuesioner ini. Sempat terpikir jangan-jangan kecurigaanku selama ini yaitu sebenarnya aku ini adalah Xena the Warrior Princess benar adanya. #ebuset. Tapi setelah introspeksi (ceilee) menurutku analisis itu enggak keliru.

Aku senang kerapian walau bukan penggila kerapian. Aku menyusun buku di rak berdasarkan urutan nama belakang penulis (kebiasaan lama susah hilang), menyusun handuk di raknya sesuai dengan urutan usia pemiliknya, punya aturan urutan tertentu dalam menjemur pakaian. Sebenarnya bidang artistik ini yang agak membuat bingung. Keahlianku dalam seni musik hanya sampai sebagai pendengar saja, begitu juga dengan seni tarik suara. Dalam seni tari aku agak berbakat, dulu menguasai tari jaipong dan beberapa tari Sunda, walau tidak pernah dianggap layak untuk ikut tampil di depan khalayak ramai. Oleh karena itu, karierku sebagai penari hanya sebatas berjoget di sanggar senam dan di acara kumpul-kumpul bersama teman-teman. #eh kok malah melantur. Intinya, aku memang menyukai pekerjaan yang terstruktur, memerhatikan detail, tenggat yang jelas dan pengklasifikasian sangat penting bagiku. Namun, aku ingin melakukan itu dengan caraku sendiri, pada waktu yang kutentukan dan bebas menerima atau menolak pekerjaan (mohon dicatat, ini jarang terjadi, tapi menyenangkan rasanya membayangkan punya kebebasan semacam ini).

Benar kata Nadi, profesi penerjemah sangat cocok untukku karena aku bisa bersenang-senang memecahkan teka-teki makna sebuah kisah dalam bahasa Inggris dan menuliskannya kembali dalam bahasa Indonesia. Bagiku hasil terjemahan adalah karya seni, baik itu novel, buku nonfiksi maupun materi nonbuku. Aku senang bila orang lain bisa menikmati hasil terjemahanku dan bersyukur bila ada yang menyempatkan diri mengkritiknya, biar aku bisa memperbaiki diri. Tenggat manjadi tonggak yang harus kucapai. Memang aku sering menghadapi rintangan tatkala ingin merajut karena mendapat pola baru, misalnya, tapi harus mengejar tenggat. Kuncinya ada di pengaturan waktu dan prioritas, berdisiplin dan keseimbangan. Kita enggak bisa mendapatkan semuanya, harus memilih. Biasanya aku berdamai dengan mengambil jalan tengah: selesaikan tugas dengan baik, setelah itu barulah merajut. Semakin cepat menyelesaikan tugas, semakin banyak waktu tersedia untuk merajut, bobo siang, jalan-jalan atau latihan yoga. Terbukti, dengan cara seperti ini aku berhasil mewujudkan impian jadi penerjemah yang bekerja berkarya dari rumah.

Baca hasil wawancara tentang profesiku sebagai penerjemah. Ingin tahu Anda termasuk ke dalam orang tipe apa dan apa profesi yang cocok untuk Anda geluti? Silakan klik www.EntrepreneurRumahan.com. Psst… cerita-cerita ya, apakah kepribadian Anda menurut kuesioner ini.

Iklan

11 comments on “Berkepribadian Ganda?

  1. Capt. Jean-Luc Fajard
    Februari 8, 2013

    Tenaaaang biasa kok hasil pemeriksaan psikologi menunjukkan tipe/pola kepribadian yang ‘unik’…namanya juga alatnya yang nyiptain orang bule, yang hidupnya lebih teratur, jadi orang juga lebih ‘mudah’ dikelompok-kelompokkan berdasarkan kepribadian…lah di Indonesia kan kita lebih ‘fleksibel’ dalam banyak hal…mungkin termasuk dalam ‘memilih’ pola kepribadian 🙂

    • Dina Begum
      Februari 8, 2013

      Iya, Kapten. Boleh-boleh aja kepribadian kita dibilang berseberangan oleh kuesioner. Yang penting kan gimana menyiasatinya biar hal itu enggak merugikan kita, sukur-sukur bisa kita jadiin kelebihan… 😉

  2. Dita Nadia
    Februari 8, 2013

    Wah senangnya di post tentang webku.. Ayo yang mau cek minat dan kepribadiannya mampir ke web entrepreneurRumahan.com yaa 🙂

  3. bintang berkisah
    Februari 8, 2013

    Hmm.. sepertinya analisis yang menarik sekali! Terima kasih sudah berbagi disini… 😀

  4. Ceritaeka
    Februari 8, 2013

    Sik, mbak.. aku meluncur dulu biar tahu 🙂

  5. Ceritaeka
    Februari 8, 2013

    Mbak, mbak… Linknya gak bisa kebuka -__- ke-redirect ke blog embak lagi-

  6. Nadiah Alwi
    Februari 10, 2013

    Hihi…hasilnya seperti yg aku bayangkan. TFS, Mbak. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Februari 7, 2013 by in Di balik layar and tagged , , .

Bergabunglah dengan 325 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 261,995 hits
%d blogger menyukai ini: