Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

Menua Itu Sebuah Pencapaian

Aku tidak keberatan menua. Maksudku, kalau aku nyeri otot, itu karena aku memakainya. Sekarang naik tangga agak menyulitkan bagiku, itu karena aku menaikinya setiap malam untuk berbaring di samping laki-laki yang mencintaiku. Aku punya kerut di sana-sini, tapi aku sering berbaring di bawah ribuan langit cerah. Aku kelihatan dan merasa seperti ini karena minuman dan makananku. Asal kau tahu saja, aku bernapas, mencintai, berjoget, bernyanyi, berkeringat dan mengacau di sepanjang kehidupanku yang sangat indah. Jadi tua itu tidak buruk. Menua itu merupakan sebuah pencapaian.

Terjemahan bebas dari:

I don’t mind getting old. I mean if my muscles ache, it’s because I’ve used ’em. It’s hard for me to walk up them steps now, its ‘cuz I walked up ’em every night to lay next to a man who loved me. I got a few wrinkles here and there, but I’ve layed under thousands of skies with sunny days. I look and feel this way, well cuz I drank and I smoked. I lived and I loved, danced, sang, sweat and screwed my way thorough a pretty damn good life if you ask me. Getting old ain’t bad Ben. Getting old, that’s earned.

Maggie McGlone, The Guardian (Kevin Costner & Ashton Kutcher).

Grow old with me.

Grow old with me.

Iklan

6 comments on “Menua Itu Sebuah Pencapaian

  1. jessmite
    Desember 18, 2013

    Mbak Dina, apa sih yang dimaksud dengan terjemahan bebas? kenapa bisa sampai ada istilah itu? emang ada terjemahan yang terikat ya?
    Tolong terjemahin ini versi Mbak dong… “young at heart and everything counts”
    Maaf berondong pertanyaan hehehehe. Makasih ๐Ÿ™‚

  2. jessmite
    Desember 19, 2013

    kalo kurang berkenan dengan komen saya yang ini hapus aja, mbak.. soalnya saya nggak bisa menghapus. thanks anyway linknya saya jadi tercerahkan, nambah wawasan juga ๐Ÿ™‚
    itu saya nanya polos aja karena nggak ngerti artinya, saya udah coba gt tapi mengecewakan hasilnya.
    sekali lagi mohon maaf ya mbak.

    • Dina Begum
      Desember 19, 2013

      Rasanya aku perlu minta maaf karena udah super sensitif jadi ngerasa kayak dites gitu. Maafkan aku ya. Sungguh ini tulus.
      Enaknya sih kalau tanya padanan kata kepada penerjemah kita memberitahukan juga apa padanan kata yang sudah kita coba jadi kita bisa berdiskusi. Selain itu, sulit jika diminta menerjemahkan tanpa konteks. Aku ngerasa takut kalau jawabanku salah karena enggak tahu konteks. Jadi takut malu gitu.

      • jessmite
        Desember 21, 2013

        maaf saya sama sekali nggak ada maksud untuk ngetes karena itu tidak perlu dilakukan. kalimat itu saya dapet dari note block, saya tertarik dan berusaha keras untuk mengerti secara kontekstual apa artinya, kalo menurut saya artinya gini mbak: muda di hati dan di semua yang masuk hitungan. sempat juga saya nanya ke adik saya, menurutnya apa arti dari kalimat itu, dia cuma jawab, “young at heart, bandotan di wajah” ๐Ÿ˜€

        • Dina Begum
          Desember 21, 2013

          Yah… itulah akibatnya kalau terlalu sering disanjung (padahal belum tentu pantas kuterima), aku jadi besar kepala.

          Hmmm… aku kok menangkap kesan kalimat itu agak “nyerempet-nyerempet” ya… “everytihing that counts” seolah mengacu ke organ tubuh tertentu?
          Jadi mungkin walaupun sudah tua, jiwa (dan organ-organ tubuh yang penting) si orang itu masih muda. Ahaha…. terlalu ngeres ga? :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Januari 10, 2013 by in Correct me if I'm wrong and tagged .

Bergabunglah dengan 325 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 261,995 hits
%d blogger menyukai ini: