Puisi

Puisi, syair dan sebangsanya

Oh betapa menurutku menerjemahkan puisi tantangan besar
Karena kuingin menggunakan kata-kata macam ‘geranyam’ dan ‘senyar’
Namun apa daya kosa kataku pas-pasan
Kamusrima yang jadi andalan

Makna atau rima
Yang manakah yang akan kupilih
Kuterantuk, tercabik-cabik di antara beribu berjuta kata
Kamus luring yang dapat kuraih

Belum cukup sampai di situ
Ada logika yang minta perhatian
Ke mana oh ke mana lagi tempatku mengadu
Selain kepada para penerjemah teman seperjuangan

Kita bertanya, menjawab, berbagi order, bercanda
Sesekali saling mencela dan kemudian berangkulan
Dan walaupun alasannya gelar wicara
Yang dituju sebenarnya meja prasmanan.

😀

Baca tulisan lain tentang puisi dan syair.

Iklan

2 tanggapan untuk “Puisi, syair dan sebangsanya

    1. Trims… hehehe… Bener khaaan… terbukti dari betapa ributnya orang-orang (termasuk aku) di grup Fb kalau sampai ada makanan yang belum sempat dicicipi tapi sudah habis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s