Menerjemahkan Buku yang Pernah Diterjemahkan

Mendapati buku yang sedang kuterjemahkan ternyata sudah pernah diterjemahkan itu membuat semangat merosot beberapa derajat. Mendapati ternyata penerjemah pertama adalah orang yang ahli dalam bidangnya, wartawan pula, benar-benar membuat nyali ciut, merosot dan terkapar di ubin. Itulah yang kualami beberapa hari yang lalu.

Saat sedang mencari-cari bahan acuan untuk istilah-istilah tertentu, aku menemukan resensi untuk buku yang sedang kuterjemahkan. Lho, kok? Setelah menyelisik, ternyata buku itu diterbitkan enam tahun yang lalu. Aku mengabari penerbit pemberi order dan menanyakan apakah penerjemahannya akan dilanjutkan. Walau sempat kaget, pihak penerbit mengatakan tetap ingin menerbitkannya dan menyarankan agar aku mencari buku itu sebagai bahan acuan. Kemungkinan ini terjadi karena masa hak cipta bukunya sudah habis dan penerbit pertama tidak memperpanjangnya.

Nyaliku sempat ciut karena terpikir olehku jangan-jangan nanti aku dituduh menyontek terjemahan pertama. Atau, kalau sudah terbit nanti dibanding-bandingkan terjemahan siapa yang lebih bagus. Sebenarnya ini bukan untuk yang pertama kalinya aku menerjemahkan buku yang sudah pernah diterjemahkan tapi entah mengapa keraguan itu masih muncul. Akhirnya aku memutuskan untuk percaya diri saja dengan kemampuanku karena teringat nasihat teman sekaligus mentorku dalam menerjemahkan,

“Kenapa takut dikira nyontek? Kalau ‘I love you’ terjemahannya pasti ‘Aku cinta padamu,’ bukan yang lain-lainnya.”

Iya juga sih. Perkara nanti dibandingkan, yah, itu sudah biasa. Bagaimana kalau ternyata terjemahan pertama lebih bagus? Nah, aku tinggal berusaha menggulinya saja kan…? hehehe….

Iklan

8 thoughts on “Menerjemahkan Buku yang Pernah Diterjemahkan

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: