Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

Pelindung eBook Reader

Salah satu cara untuk menjaga agar semangat bisnis sebagai pekerja lepas tetap hidup adalah dengan mengikuti aliran kreatif kita.

Jika Anda merasa menemui jalan buntu, lakukan sesuatu yang kreatif untuk menemukan aliran Anda lagi. Barangkali Anda bisa menyanyikan lagu atau merajut syal. Yang penting adalah Anda menjaga momentum kreatif Anda.
The Right-Brain Business Plan, p. 185

Di saat mata letih memandang layar monitor, biarkan otak kanan tetap beraksi. Setelah belajar merenda (crochet) melalui internet dengan melalui proses panjang bongkar-pasang serta mencoba dan gagal, aku berhasil membuat bungkus eBook readerku ini, menggantikan waslap yang tadinya dipakai sebagai pelindung agar tidak tergores-gores.

 

Alat dan bahan:

Benda-benda lain hasil keisenganku yang ramah lingkungan sekaligus untuk menyiasati keterbatasan biaya:

Iklan

5 comments on “Pelindung eBook Reader

  1. Diah Didi
    November 8, 2011

    Kyaaaaa … Mbak Dina, baguuuuus … Suka aksen warna hijaunya.
    Eh, belum memperkenalkan diri. Namaku Diah, anak milis merajut juga.
    Aku juga kebetulan baru beli ibuk rider ini nih di papataka.com, lagi bingung mau pake casing apa karna case-nya di sana abis. Eh, Mbak posting beginian, aku jadi terinspirasi bikin juga.
    Trus liat postingan Mbak yang docking, jadi terinspirasi lagiiii … Horeeee…
    Makasih ya, Mbak, udah membagi idenya. ^^

    • Dina Begum
      November 8, 2011

      Salam kenal, Diah. *joget-joget saking senengnya* Lumayan kan kantong rajut, daripada waslap hehehe.

    • Dina Begum
      November 8, 2011

      Oh, iya. Kalau mau menyandarkan ebook reader di ‘docking’ dari bookend, dialasin dulu ya. Soalnya kalo engga logamnya berbekas di punggung ebook readernya. Aku bungkus dengan rajutan juga 😉

      • Diah Didi
        November 9, 2011

        Yang dibungkus pake rajutan apanya, Mbak? Punggungnya si ebook reader? Atau dockingnya?

        • Dina Begum
          November 9, 2011

          Si ‘docking’nya. Soalnya kan terbuat dari logam, meninggalkan bekas di punggung iRiver-ku -__- jadi aku alasin pake lap kacamata. Terus aku bikin bungkus semacam kaos kaki dari rajutan 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 7, 2011 by in Daur ulang, Ini-itu, Swakriya.

Bergabunglah dengan 325 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 258,285 hits
%d blogger menyukai ini: