Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

Novel berseri

Membaca tulisan Rini tentang menerjemahkan buku berseri, aku jadi ingat pernah menggarap buku kedua dari buku seri. Buku pertamanya diterjemahkan oleh orang lain. Malang bagiku karena tidak dapat warisan daftar istilah. Kalau istilah-istilah engga singkron dari buku pertama dengan buku selanjutnya bakalan ga asik. Aku tak kehabisan akal. Aku cari e-book buku pertama lalu kalau di buku kedua aku menemukan istilah yang menurut firasatku adalah istilah yang kemungkinannya dipakai di buku pertama, aku cari di ebook-nya. Kalau ternyata ada, aku cari padanannya di buku pertama yang sudah diterjemahkan. Ribet ya? Tapi alhamdulillah, cara ini berhasil juga.

Ehm… karena aku menggunakan program alat bantu penerjemahan, membuat daftar istilah jadi lebih mudah bagiku ;)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Oktober 11, 2011 by in Di balik layar, Terjemahan.

Bergabunglah dengan 324 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 254,174 hits
%d blogger menyukai ini: