Dina's Pensieve

Blog penerjemah bersertifikat HPI

‘then’ yang bukan ‘kemudian’

Ceritanya ada sepasang muda-mudi yang sedang bertengkar.

Kalimat sumber:

  • He didn’t reply, but then, I didn’t really give him a chance to.

Terjemahanku:

  • Dia tidak menjawab, tapi kalau dipikir-pikir, aku juga tidak benar-benar memberinya kesempatan.
Terjemahan akhir:
  • Dia tidak menjawab, tapi toh, aku tidak benar-benar memberinya kesempatan.
Iklan

6 comments on “‘then’ yang bukan ‘kemudian’

  1. Linda B
    September 26, 2011

    aku selama ini pake “lagi-lagi”….baku ga ya? :-/

    • dinabegum
      September 26, 2011

      Tergantung konteksnya kali, Mbak. Dalam kalimat ini menurutku pantesnya itu…
      Apa ada contoh yang bisa memadankan ‘then’ dengan ‘lagi-lagi’? Siapa tahu bisa kucontek 😉

  2. Linda B
    September 26, 2011

    Barusan ngecek arti “lagi-lagi” di kateglo…ternyata artinya cuma satu yaitu “berulang kembali”. Kalo gitu selama ini salah kaprah *malu*

    • dinabegum
      September 26, 2011

      Hehe ntar kalo ada padanan kata yang asik-asik bagi-bagi ya….

  3. Rini Nurul Badariah
    September 27, 2011

    Kalau aku begini, Mbak Dina:
    Dia tidak menjawab, tapi toh, aku tidak benar-benar memberinya kesempatan.

    Masuk nggak konteksnya?:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 26, 2011 by in Correct me if I'm wrong, Terjemahan.

Bergabunglah dengan 325 pengikut lainnya

Arsip

Statistik Blog

  • 261,830 hits
%d blogger menyukai ini: