‘then’ yang bukan ‘kemudian’

Ceritanya ada sepasang muda-mudi yang sedang bertengkar.

Kalimat sumber:

  • He didn’t reply, but then, I didn’t really give him a chance to.

Terjemahanku:

  • Dia tidak menjawab, tapi kalau dipikir-pikir, aku juga tidak benar-benar memberinya kesempatan.
Terjemahan akhir:
  • Dia tidak menjawab, tapi toh, aku tidak benar-benar memberinya kesempatan.
Iklan

6 thoughts on “‘then’ yang bukan ‘kemudian’

Add yours

    1. Tergantung konteksnya kali, Mbak. Dalam kalimat ini menurutku pantesnya itu…
      Apa ada contoh yang bisa memadankan ‘then’ dengan ‘lagi-lagi’? Siapa tahu bisa kucontek 😉

  1. Barusan ngecek arti “lagi-lagi” di kateglo…ternyata artinya cuma satu yaitu “berulang kembali”. Kalo gitu selama ini salah kaprah *malu*

  2. Kalau aku begini, Mbak Dina:
    Dia tidak menjawab, tapi toh, aku tidak benar-benar memberinya kesempatan.

    Masuk nggak konteksnya?:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: